Lagu ini aku buat tadi sore, sehabis pulang dari makan sore
dari Centro Mall. Sore ini aku pertama kali kembali pergi ke Centro
setelah peristiwa Bom Bali II. Ketakutan pergi ke mall pasti dialami
semua orang khususnya yang tinggal di Bali. Tidak seperti biasanya
Centro kali agak lebih sepi dari biasanya dan memang semua usaha di
Bali yang benyak menggantungkan nafkah hidupnya kepada pariwisata
mengalami hal ini.
Aku bersyukur sampai hari ini Tuhan masih memberiku kehidupan karena
Bapa yang memeliharaku. Lagu ini aku ciptakan sebagai ungkapan
syukurku. Pertama kali aku buat pake piano, mungkin 10 menit sampai aku
dapatkan nada-nadanya. Lagu ini terasa singkat sekali aku ciptakan.
Lalu aku mencoba merekam hanya memakai gitar acoustic, lead vocal dan
backing vocal. Sebagai suara ketipung aku juga pakai gitar dengan cara
gitar dibalikkan dan aku pukul belakangnya gitar. Tak lupa aku
tambahkan "suara pasir dalam telur" biar lebih asyik. Penasaran ? Dengerin aja sendiri ya. Tuhan berkati.
Ini liriknya dan chordnya
intro : G C G C
G G D D
G
C Tiap hari kurasakan indahnya G D
'Tuk setiap anugrahMu
Am Bm
Yang Kau berikan padaku
C
D
C D
Tak pernah habisnya kasihMu
G
C
Engkaulah Bapa yang p'liharaku
G
D
Tak pernah Kau tinggalkanku
G C
Tiap saat tiap waktu
G D G
Kupegang janjiMu
Yoh 2:13-25
Ia membuat cambuk dari tali lalu mengusir mereka semua dari Bait Suci dengan semua kambing domba dan lembu mereka; uang penukar-penukar dihamburkan-Nya ke tanah dan meja-meja mereka dibalikkan-Nya. Yoh 2:15
Mungkin inilah satu-satunya bacaan ‘terkeras’ di masa pra paskah ini.
Bagaimana tidak?
Disini diceritakan bahwa Yesus ‘mengamuk’ di Bait Suci. ‘Mengamuk’ dalam arti sebenarnya. Melihat begitu banyak orang yang berjualan dan banyaknya yang berdagang membuat Yesus marah.
Bahkan sampai dikatakan ”Ia membuat cambuk dari tali [ ... ]
duuuh lucu amat yah, kalau masih kecil...
Gw Andre neh...maw nanya... sering gw ...
syalom.. ini kunjungan pertama. salam ...
I lovvve Sushi too!, and yes,I think S...
Wah, dah lama ga buka website yovisasa...