Written by Yovie at Wednesday, 03 December 2008 (268 hits)
Bacaan I : Yes 26:1-6
Bacaan Injil : Mat 7:21.24-27
Bukan setiap orang
yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga,
melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
(Matius 7:21)
Main gitar
sampai pagi.
Nonton TV
sampai malam, kadang sampe pagi.
Bangun pagi kesiangan.
Main
komputer lupa waktu.
Ngeband bareng teman-teman.
Ah betapa indahnya semua itu.
Namun itu kejadian jauh sebelum kami menikah. Saat masih
bujangan.
Setelah lahir 2 mahluk mungil dan paling manis di dunia ini, Yonathan
dan Vina, rutinitas kami berubah 190 derajat.
Bangun jam 6.30 pagi. Nathasa memandikan Vina, saya
memandikan Yonathan.
Nyuapin mereka makan dan bikinin susu
Nyuruh mereka beol dan membersihkan beol. Lalu nyuruh
mereka sikat gigi.
Itu baru sebagian rutinitas di pagi hari.
Tak ada lagi waktu ngeluyur sendirian tanpa arah.
Tapi ngeluyur bareng keluarga.
Tak sering
lagi ngeband bareng teman-teman, tapi nyanyi bareng ama anak-anak.
Dan ternyata semuanya itu lebih indah daripada saat
bujangan.
Semuanya lebih indah karena kami sungguh merasa saling
memiliki.
Saling mencintai.
4 orang saling mencintai. Ah betapa indahnya.....
Namun itu yang indah-indahnya.
Ada juga yang kadang menyebalkan kami sebagai
orangtua.
Ketika Yonthan menjawab IYA untuk minum susu dan ternyata
susu tak diminum.
Ketika Yonathan disuruh mandi sendiri ternyata
dibangunin dari tidurnya aja nggak mau.
Ketika Yonathan menjawab ia SUDAH menyiapkan
pelajaran untuk esok harinya, tapi ternyata tidak dilakukan.
Ketika Vina mengatakan IYA untuk belajar mandiri
sendiri, tapi ternyata masih rewel saat bangun pagi.
Kita sebagai orang dewasa juga kadang begitu.
Terkadang janji ama teman tapi tidak ditepati.
Janji ama boss untuk menyelesaikan pekerjaan tapi
ditunda-tunda terus
Janji ama pasangan kita untuk lebih sabar tapi masih juga
belum bisa menahan emosi
Di gereja mengatakan “Aku mencintaiMU Tuhan,” namun ama
teman saja masih menyimpan dendam.
Intinya terkadang perkataan ama perbuatan kita masih
belum sejalan.
Perkataan ama perbuatan terkadang bertolak belakang.
Hari ini Yesus berkata cukup keras.
Bukan orang yang rajin ke gereja dan terlihat seperti
mahluk kudus (sampai-sampai malaikat aja
minder ama kita).
Bukan orang yang kemana-mana selalu bersaksi mengenai
Tuhan.
Bukan orang yang rajin mengikuti suatu kegiatan
rohani.
Tapi ternyata
perbuatan sehari-hari bertolak belakang dengan apa yang kita lakukan.
Alangkah indahnya bila perkataan sesuai dengan
perbuatan kita.
Sehinga Yesus pun berkata dengan lembut kepada kita “Sebab siapapun
yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah
saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku."
1Kor 10:31-11:1
1Kor 10:31 Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.
Kaget aku.
Jam weker ternyata udah menunjukkan jam 5.30 pagi.
Aku pun bergegas bangun. Aku pun langsung cuci muka dan tanpa mandi aku langsung memanaskan mobil.
Hari ini memang saya dan Nathasa janjian untuk misa pagi bersama.
Dalam sekejap aku langsung ke tempat kost Nathasa di Denpasar. Kira-kira 15 menit lamanya dari Kuta. Beruntung karena masih pagi jadi tidak macet.
Kulihat wajahnya dari balik pin [ ... ]
duuuh lucu amat yah, kalau masih kecil...
Gw Andre neh...maw nanya... sering gw ...
syalom.. ini kunjungan pertama. salam ...
I lovvve Sushi too!, and yes,I think S...
Wah, dah lama ga buka website yovisasa...