Written by Yovie at Wednesday, 03 December 2008 (517 hits)
Bacaan I : Yes 26:1-6
Bacaan Injil : Mat 7:21.24-27
Bukan setiap orang
yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga,
melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
(Matius 7:21)
Main gitar
sampai pagi.
Nonton TV
sampai malam, kadang sampe pagi.
Bangun pagi kesiangan.
Main
komputer lupa waktu.
Ngeband bareng teman-teman.
Ah betapa indahnya semua itu.
Namun itu kejadian jauh sebelum kami menikah. Saat masih
bujangan.
Setelah lahir 2 mahluk mungil dan paling manis di dunia ini, Yonathan
dan Vina, rutinitas kami berubah 190 derajat.
Bangun jam 6.30 pagi. Nathasa memandikan Vina, saya
memandikan Yonathan.
Nyuapin mereka makan dan bikinin susu
Nyuruh mereka beol dan membersihkan beol. Lalu nyuruh
mereka sikat gigi.
Itu baru sebagian rutinitas di pagi hari.
Tak ada lagi waktu ngeluyur sendirian tanpa arah.
Tapi ngeluyur bareng keluarga.
Tak sering
lagi ngeband bareng teman-teman, tapi nyanyi bareng ama anak-anak.
Dan ternyata semuanya itu lebih indah daripada saat
bujangan.
Semuanya lebih indah karena kami sungguh merasa saling
memiliki.
Saling mencintai.
4 orang saling mencintai. Ah betapa indahnya.....
Namun itu yang indah-indahnya.
Ada juga yang kadang menyebalkan kami sebagai
orangtua.
Ketika Yonthan menjawab IYA untuk minum susu dan ternyata
susu tak diminum.
Ketika Yonathan disuruh mandi sendiri ternyata
dibangunin dari tidurnya aja nggak mau.
Ketika Yonathan menjawab ia SUDAH menyiapkan
pelajaran untuk esok harinya, tapi ternyata tidak dilakukan.
Ketika Vina mengatakan IYA untuk belajar mandiri
sendiri, tapi ternyata masih rewel saat bangun pagi.
Kita sebagai orang dewasa juga kadang begitu.
Terkadang janji ama teman tapi tidak ditepati.
Janji ama boss untuk menyelesaikan pekerjaan tapi
ditunda-tunda terus
Janji ama pasangan kita untuk lebih sabar tapi masih juga
belum bisa menahan emosi
Di gereja mengatakan “Aku mencintaiMU Tuhan,” namun ama
teman saja masih menyimpan dendam.
Intinya terkadang perkataan ama perbuatan kita masih
belum sejalan.
Perkataan ama perbuatan terkadang bertolak belakang.
Hari ini Yesus berkata cukup keras.
Bukan orang yang rajin ke gereja dan terlihat seperti
mahluk kudus (sampai-sampai malaikat aja
minder ama kita).
Bukan orang yang kemana-mana selalu bersaksi mengenai
Tuhan.
Bukan orang yang rajin mengikuti suatu kegiatan
rohani.
Tapi ternyata
perbuatan sehari-hari bertolak belakang dengan apa yang kita lakukan.
Alangkah indahnya bila perkataan sesuai dengan
perbuatan kita.
Sehinga Yesus pun berkata dengan lembut kepada kita “Sebab siapapun
yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah
saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku."
Luk 1:28 Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau."
Suatu hari saya menerima telpon.
“Ini betul pak Yovie ya?” kata suara orang di telpon
“Ya benar, saya Yovie,” kata saya
“Pak kami dari majalah Chip Photo, selamat ya Pak, bapak memenangkan Photo of the Month,” kata orang tersebut kembali.
Lalu orang tersebut pun menjelaskan bahwa saya harus mengirimkan photo
dalam resolusi besar untuk dimuat di majalah mereka.
Pas banget nih, kemarin minggu leherku...
duuuh lucu amat yah, kalau masih kecil...
Gw Andre neh...maw nanya... sering gw ...
syalom.. ini kunjungan pertama. salam ...
I lovvve Sushi too!, and yes,I think S...