Written by Yovie at Thursday, 04 December 2008 (157 hits)
BACAAN I : Yes 29:17-24
BACAAN INJIL : Mat 9:27-31
Setelah Yesus masuk ke dalam sebuah rumah, datanglah kedua orang buta
itu kepada-Nya dan Yesus berkata kepada mereka: "Percayakah kamu, bahwa
Aku dapat melakukannya?" Mereka menjawab: "Ya Tuhan, kami percaya."
Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: "Jadilah kepadamu
menurut imanmu." (Matius (9:28-29)
Waktu kecil saya bercita-cita menjadi Superman (boleh percaya boleh nggak)
Setelah tahu itu suatu hal yang mustahil, saya merubah cita-cita saya.
Saya pun bercita-cita menjadi seorang dokter. (Yang ini beneran)
Setiap kali ditanya waktu itu “Saya ingin menjadi dokter,” kata saya mantap.
Rupanya cita-cita saya terjawab oleh Tuhan berpuluh tahun kemudian.
Namun dengan cara yang lain.
Begini ceritanya.
Setelah selesai SMA, ternyata saya lebih tertarik untuk menjadi seorang arsitektur.
Namun ternyata saya tidak diterima di jurusan arsitektur. Malah saya di terima di jurusan Teknik Sipil di Surabaya. Hanya bertahan 1 tahun di Tehnik Sipil, saya pun pindah kembali ke Bali dan kuliah lagi. Saya mengambil jurusan Ekonomi Manajemen.
Di tengah kuliah, saya mengenal seorang gadis manis, cantik, baik dan lembut (honey I know you will read this story, that’s why I wrote this) di Persekutuan Doa Muda-Mudi Katolik St. Algonz di Denpasar. Gadis itu mengambil jurusan kedokteran .
4 tahun kemudian, selesai kami di wisuda, kami pun menikah.
Kami mengadakan beberapa kali pelayanan kesehatan gratis di gereja atau di tempat yang kurang mampu. Karena saya mendampingi istri saya, ada saja orang yang menyapa saya dengan sebutan pak Dokter. (Ah betapa indahnya dunia saat itu...)
Nah lho!! Rupanya Tuhan memang menjawab cita-cita semasa saya kecil dulu.
Saya menjadi pak Dokter.
Walau dengan cara yang berbeda. :)
Berbicara mengenai profesi dokter, diam-diam saya kagum melihat profesi seorang dokter (baca: kagum dengan istri saya, red)
Karena apa?
Karena sebagian besar para pasien mereka percaya setiap kata-kata dokter. Obat apa yang harus diminum. Berapa kali minum obat. Dosis yang diminum berapa. Minum obat sebelum atau sehabis makan. Pokoknya percaya 100 %
Coba kalau saya yang berpura-pura menjadi dokter. Kalo mereka tahu saya dokter gadungan, 105% pasti mereka tidak percaya dengan ucapan saya.
Hari ini kita mendengar 2 orang buta yang sungguh percaya dengan imannya bahwa sakit buta mereka akan tersembuhkan. Kata-kata Yesus yang sungguh indah “Jadilah padamu menurut imanmu.” Mereka percaya bahwa Yesus dokter ajaib yang akan menyembuhkan mereka.
Mereka percaya bahwa Yesus mempunyai kuasa untuk menjamah mata mereka.
Kita semua mungkin tidak buta secara fisik.
Namun mungkin kita mengalami kebutaan rohani.
Kita tahu mana jalan yang benar, tapi kita memaksa mengikuti jalanku, dan bukan jalanNYA
Kita tahu harus mengampuni, tapi kita masih menyimpan kesalahan orang lain.
Kita tahu hal yang tidak berkenan kepada Allah, tapi kita tetap ngotot untuk melakukannya.
Saat ini Yesus mengajak kita untuk datang padaNYA.
Datanglah dengan ‘buta’ yang kau miliki.
Minta IA untuk menyembuhkanmu
Percayalah dengan iman, dan jadilah manusia baru.
Karena engkau berharga di mataNYA
Because you are so SPECIAL for HIM
If you liked this article, you can consider to buy me a food for our kidsmfBeer Joomla! Plugin
|
duuuh lucu amat yah, kalau masih kecil...
Gw Andre neh...maw nanya... sering gw ...
syalom.. ini kunjungan pertama. salam ...
I lovvve Sushi too!, and yes,I think S...
Wah, dah lama ga buka website yovisasa...