Login Form

Login
No account yet? Register
 
Home arrow BLOG ! arrow Daily Bread arrow Kamis, 11 Desember 2008 : Akulah penolongmu

Latest Comments

Sarapan Pagi

warung nasi HOT on Facebook

Who's Online

We have 34 guests online

Guestbook

Barbra
Amazing Website, Thank You! Keep up the great work.
Continue
Dana
Fantabulous Webpage, Thx! Keep up the good work.
Continue
Luella
I haven’t checked in here for a while because I thought it was getting boring, b
Continue
Rosalie
It’s in reality a nice and helpful piece of information. I am happy that you sim
Continue
Christine Ellis (O'
Hey guys! Good to see you are doing well! Was nice to listen to Tetap Cinta Yesu
Continue

Sign guestbook
View guestbook

Hits Counter

Visitors: 951273
Kamis, 11 Desember 2008 : Akulah penolongmu PDF Print E-mail
Written by Nathasa at Wednesday, 10 December 2008 (456 hits)
Bacaan I : Yes 41:13-20
Bacaan Injil : Mat 11:11-15


Sebab Aku ini, Tuhan, Allahmu, memegang tangan kananmu dan berkata kepadamu: “Janganlah takut, Akulah yang menolong engkau.” (Yes 41:13)


Pada suatu hari, ketika saya berada di klinik, saya mendapat telepon dari rumah yang sangat mengejutkan.
“Vina tertelan permen karet” kata Yovie dengan penuh kawatir ditelepon.
Ingin sekali waktu itu saya bisa terbang langsung sampai kerumah, tapi apa daya saya masih bertugas waktu itu. Apalagi  perjalanan pulang ke rumah kurang lebih 20 menit.

 


Yang sangat saya kawatirkan adalah kalo sampai tersedak permen karet apa jadinya. Permen itu sangat lengket, bagaimana bila menutup jalan napas????
Pikiran-pikiran yang buruk simpang siur membuat saya semakin takut.
Saya tidak bisa melihat keadaan Vina secara langsung.
Bagaimana ini????  Saya tanya ke Yovie bagaimana napasnya?
”Apakah Vina bisa batuk?”
”Apakah permennya bisa keluar lagi?”
Yovie bilang tadi sempat kayak tidak bisa bernapas terus akhirnya batuk-batuk, Saya minta Yovie memastikan sekali lagi bagaimana napasnya? Apakah ada bunyi-bunyi yang mencurigakan? Saya benar-benar bingung saat itu karena saya sebagai dokter tapi saat itu saya tidak ada disaat anak saya membutuhkan………..
”Tuhan Yesus tolong Vina’” demikian doa saya. 
Puji Tuhan, setelah saya telpon lagi Yovie mengatakan napasnya sudah biasa tapi permen karetnya tidak keluar lagi.
Sejak saat itu Vina dan Yonathan jadi agak takut makan permen karet.

Ketika membaca ayat ini, memori saya mengulang kembali kejadian itu.
Pada saat saya sangat ketakutan dan tidak tahu lagi harus berbuat apa.
Menolong tidak bisa, berada ditempat kejadian juga tidak bisa.
Firman Tuhan berkata, Akulah yang menolong engkau seakan akan Dia berkata: “Akulah yang akan menyelesaikannya untukmu jangan takut lagi.”

Dalam kehidupan sehari-hari mungkin sering kali kita menghadapi masalah yang begitu berat sampai kita sudah tidak tahu apa lagi yang harus diperbuat selain berpasrah.
Kita perlu ingat satu hal, kita punya Penolong yang selalu siap sedia untuk menyelesaikan masalah kita.
Dialah Allah kita Tuhan dan Juruselamat kita.
Serahkan segala masalahmu kepadaKu anakKu.
AKULAH PENOLONGMU.



(Nathasa)

 

 

 

+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
+/- Comments
Add New Search

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

If you liked this article, you can consider to buy me a food for our kidsmfBeer Joomla! Plugin

 
< Prev   Next >

ONLINE STATUS

Yovie Setiawan


dr. Nathasa


Random Daily Bread!

Minggu, 22 Maret 2009 : Pengorbanan…..
22/03/2009 | nathasa

Yoh 3 : 14 -21
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup kekal. (Yoh 3 : 16)


Sejak pacaran sampai sekarang Yovie paling senang kalau bisa mengantar atau menemani kemana saya pergi. Seringkali sepulang jaga malam, kalau hari itu libur, jam 7 pagi sudah bisa pulang rumah. Yovie pasti sudah standby di parkiran rumah sakit untuk jemput. Walaupun jarak rumah sakit sampai tempat kos saya cuma 5 menit jalan kaki. (he he he kadang dia nunggu sambil tidur lagi [ ... ]


Our Photo Gallery


Konvenas III Muda-Mudi
hits: 13
 

Ugly is Beautiful
hits: 36
 

Bali Picture
hits: 75
 

Post Wedding
hits: 35