JUMAT 12 Desember 2008 : Buka kulitnya dan makan duriannya !
Written by yOviE at Friday, 12 December 2008 (171 hits)
Bacaan I : Yes 48:17-19
Bacaan Injil : Mat 11:16-19
Kemudian Anak Manusia
datang, Ia makan dan minum, dan mereka berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap
dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. Tetapi hikmat Allah
dibenarkan oleh perbuatannya." (Mat 11:19)
Nggak semua suka buah durian.
Beruntung saya bukan salah satunya.
Saya suka sekali dengan durian. Saya memang tidak pernah kejatuhan durian. (yang kata orang ketiban rejeki). Tapi
sungguh saya penggemar berat durian. Penggemar sejati! Fans berat!! Ingin
rasanya buat Durian Fans Club (DFC) !!
Apalagi kalau kami ke Bedugul, 60 km dari rumah kami. Kami sering membeli
durian disana. Mereka menjual durian sebagian besar di pinggir jalan. Jadi kami
harus berhenti sejenak untuk membelinya.
Pekerjaan memilih durian bukan perkara mudah. Apalagi dari luar tampak sama. Duri
pada buah durian khas banget. Mungkin karena itulah dinamakan durian, karena
kulit luarnya berduri semua. Setiap kali memilih, kami hanya bisa berpasrah pada
penjual. Dan kami juga mempercayakan kepada indra penciuman kami. Kadang yang gak
terlalu besar lebih terasa manisnya daripada yang ukuran jumbo. Setidaknya
itulah yang dikatakan oleh penjual (kami
hanya bisa manggut-manggut tanda percaya).
Membeli durian tidak bisa hanya melihat penampilan luar. Penampilan bisa
menipu apa yang ada di dalamnya. Mungkin kulit luar bagus, tapi bisa jadi dalamnya
bosok nggak karuan. Kadang kami membuka durian yang kulit luarnya amburadul,
tapi ternyata buah dalamnya manis ngepollll..... (baca : manis sekali sampe ketagihan !)
Ngomongin durian, saya jadi teringat akan sebuah sosok. Jujur saya kagum
terhadap salah satu pengusaha di paroki kami ini. Namanya Pak Surya. Pak Surya
adalah pemilik MKM, dealer salah satu merek motor terkenal. Pak Surya adalah
pemasang iklan setia untuk WartaFX, majalah paroki kami dimana saya bersama
teman-teman menjadi pengelolanya. Selama 4 tahun terakhir semenjak WartaFX terbit, Pak
Surya selalu memasang iklan. Tiada
henti. Dan tak pernah bosan.
Awal bertemu, terus terang saya nggak begitu optimis Pak Surya ini akan
memasang iklan terus menerus. Penampilannya nggak seperi orang kaya kebanyakan.
Tutur katanya sederhana bersahaja. Nggak begitu complicated. Nggak mau ribet.
Itu yang saya tangkap dari ‘penampilan’ luar Pak Surya.
Memang awal mulanya saya pesimis, ternyata saya salah. Pak Surya benar-benar
orang yang tulus membantu. Hampir jarang saya menelpon beliau. Lebih banyak via
SMS.
”Pak, iklan untuk edisi berikutnya ini ada bahan baru?”
”Oh ya ada Yovie, ntar saya suruh staf saya kirim kesana,” kata pak
Surya
”Pak, edisi special ini pasang motor yang mana?”
”Pak, kita mau kasih bonus untuk umat. Bapak ikutan ya?”
Hampir semuanya pak Surya mengiyakan. Benar-benar salut saya.
Saya percaya dalam pikirannya beliau pasti nggak sekedar memasang iklan di
WartaFX. Beliau juga pasti nggak sekedar
memikirkan dari segi bisnis saja. Apakah menguntungkan atau tidak memasang
iklan di WartaFX. Saya percaya ada motivasi lain mengapa Pak Surya memasang iklan
sampai hari ini. Salah satunya yang
pasti, Pak Surya mempunyai kerinduan agar WartaFX ini bisa tetap eksis dan
memberkati banyak orang di paroki ini. Pak Surya tahu dengan hanya mengandalkan
dari penjualan WartaFX saja pasti tidak bisa menutup cost cetak, dll (Syukur para redaksi sebagian besar kerja
bakti alias pelayanan di WartaFX. Kalo nggak, mungkin udah tutup semenjak tahun
pertama dulu ! Yup benar, kami para redaksi terdiri dariorang-orang ‘gila’ yang mengejar tanah
kapling di surga nanti. Biarlah Tuhan aja yang membayar gaji kami saat di surga
nanti. Ha..ha..).
Pak Surya kini sudah memasang iklan 4 tahun nonstop ! 48 bulan!
Bentar saya ambil kalkulator dulu !
Saya kalikan saja harga rata-rata iklan kami yang full color 1 halaman.
Sebutlah per halaman Rp.450.000. (Harga iklan saat kami terbit dulu sekitar
300 rb-an dan sekarang ada yang 600 rb / halaman).
Wow !! Berarti perusahaan Pak Surya sudah memasang iklan di WartaFX
sejumlah Rp.21.600.000 !!! (Rp.
450.000 x 48 edisi)
Tak heran kini perusahaannya yang awalnya hanya memiliki 1 kantor pusat, kini
telah beranak pinak menjadi 8 cabang (www.mkm-honda.com).
Inilah yang namanya saat kita memberi, kita juga akan menerima. Saat kita tidak
hitung-hitungan dengan Tuhan, Tuhan juga akan memberikan lebih bagi kita. Bukan
saja berkat materi semata, namun kepuasan rohani bahwa kita bisa memberikan
yang terbaik buat Tuhan dan turut serta dalam pekerjaan Tuhan.
Itulah Pak Surya, salah satu customer kami yang setia.
Kami juga bersyukur untuk pemasang iklan lainnya yang sepertinya terlihat
bonafide. Eh tahunya “agak rewel sedikit” (sengaja
saya perhalus)dan yang membuat kami
selalu harus belajar sabar (hei... kalo
semua orang baik, kapan kami harus belajar sabar dan tahan uji??) Untuk mereka yang mungkin hanya memasang iklan Hitam
putih ¼ halaman. Yang terkadang kami harus bolak balik merevisi iklan yang akan
ditayangkan. Atau sudah bolak – balik eh... ternyata di pertengahan jalan
akhirnya nggak jadi pasang. (Terimakasih
untuk hal ini yang membuat kami bertambah kudus sedikit)
Banyak hal membuat saya
belajar untuk tidak melihat (dan bahkan
menghakimi) orang dari penampilan luarnya.
Hari ini kita mendengar
Yesus yang digosipkan banyak orang sebagai seorang pelahap dan peminum, sahabat
pemungut cukai dan orang berdosa.
Mereka berpikiran demikian
karena melihat Yesus hanya dari ‘pinggiran luar’.
Apa yang tampak di depan mata mereka, itulah yang mereka katakan.
Apakah anda juga sering menggosipkan Yesus ?
Yesus yang hadir di antara kita.
Yesus yang hadir di antara teman-teman kita.
Yesus yang hadir di keluarga kita
Lebih jauh lagi, apakah anda sering berpikiran buruk mengenai mereka.
Berpikiran yang bukan – bukan.
Terhadap orang yang kita temui hari ini.
Juga terhadap keluarga kita (termasuk
kepada mertua anda !!)
Apakah anda terkadang memandang rendah orang yang anda temui untuk pertama
kali?
Atau sebaliknya, anda menyanjung orang yang sepertinya bonafide namun belum
anda kenal betul, sehingga terkadang mengecewakan anda?
Jangan lihat kulitnya !
Buka kulitnya dan makan duriannya.
Rasakan.
Nikmati.
Itulah kenikmatan sejati !
Pertanyaan lebih dalam lagi,
Apakah anda sungguh mengenal Yesus?
Atau hanya mengenal Yesus dari kulit luarnya saja?
Jadikan Yesus sebagai sahabatmu dan engkau akan tahu rasanya.
Mrk 7:31-37
Mrk 7:37 Mereka takjub dan tercengang dan berkata: "Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata."
Sudah 4 kali saya mengunjungi Sekolah Luar Biasa (SLB) di Jimbaran.
Disanalah anak-anak tuli tinggal dan bersekolah. 3 bulan lalu saya kembali mengunjungi sekolah tersebut. Saya mendampingi Vina (putri kami) yang berkunjung ke SLB tersebut.
Ada beberapa permainan yang diadakan. Tak lupa juga nyanyian dan gerakan.
duuuh lucu amat yah, kalau masih kecil...
Gw Andre neh...maw nanya... sering gw ...
syalom.. ini kunjungan pertama. salam ...
I lovvve Sushi too!, and yes,I think S...
Wah, dah lama ga buka website yovisasa...