Login Form

Login
No account yet? Register
 
Home arrow BLOG ! arrow Daily Bread arrow JUMAT 12 Desember 2008 : Buka kulitnya dan makan duriannya !

Latest Comments

Sarapan Pagi

Who's Online

We have 42 guests online

Guestbook

Win
Hi Sasa & Yovi!! know what? I have been following your blog for the past 3 years
Continue
AngeL
duh, bener2 the most inspirating family 
 
nanti bisa kyk gi
Continue
prasetyo
ada yg tau nmr hpnya romo babey? thanks a lot GBU
Continue
Gardanusa
Hi.. met kenal.... what a happy family, semoga tetap menjadi saluran berkat buat
Continue
keijo
And the bible will quard us to love and message in God and show to us what wil
Continue

Sign guestbook
View guestbook

Hits Counter

Visitors: 669766
JUMAT 12 Desember 2008 : Buka kulitnya dan makan duriannya ! PDF Print E-mail
Written by yOviE at Friday, 12 December 2008 (285 hits)

Bacaan I : Yes 48:17-19

Bacaan Injil : Mat 11:16-19

 

Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan mereka berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. Tetapi hikmat Allah dibenarkan oleh perbuatannya." (Mat 11:19)

 

Nggak semua suka buah durian.

Beruntung saya bukan salah satunya.

Saya suka sekali dengan durian. Saya memang tidak pernah kejatuhan durian. (yang kata orang ketiban rejeki). Tapi sungguh saya penggemar berat durian. Penggemar sejati! Fans berat!! Ingin rasanya buat Durian Fans Club (DFC) !!

 

 

Apalagi kalau kami ke Bedugul, 60 km dari rumah kami. Kami sering membeli durian disana. Mereka menjual durian sebagian besar di pinggir jalan. Jadi kami harus berhenti sejenak untuk membelinya.

 

Pekerjaan memilih durian bukan perkara mudah. Apalagi dari luar tampak sama. Duri pada buah durian khas banget. Mungkin karena itulah dinamakan durian, karena kulit luarnya berduri semua. Setiap kali memilih, kami hanya bisa berpasrah pada penjual. Dan kami juga mempercayakan kepada indra penciuman kami. Kadang yang gak terlalu besar lebih terasa manisnya daripada yang ukuran jumbo. Setidaknya itulah yang dikatakan oleh penjual (kami hanya bisa manggut-manggut tanda percaya).

 

Membeli durian tidak bisa hanya melihat penampilan luar. Penampilan bisa menipu apa yang ada di dalamnya. Mungkin kulit luar bagus, tapi bisa jadi dalamnya bosok nggak karuan. Kadang kami membuka durian yang kulit luarnya amburadul, tapi ternyata buah dalamnya manis ngepollll..... (baca : manis sekali sampe ketagihan !)

 

Ngomongin durian, saya jadi teringat akan sebuah sosok. Jujur saya kagum terhadap salah satu pengusaha di paroki kami ini. Namanya Pak Surya. Pak Surya adalah pemilik MKM, dealer salah satu merek motor terkenal. Pak Surya adalah pemasang iklan setia untuk WartaFX, majalah paroki kami dimana saya bersama teman-teman menjadi pengelolanya. Selama 4 tahun terakhir semenjak WartaFX terbit, Pak Surya  selalu memasang iklan. Tiada henti. Dan tak pernah bosan.

 

Awal bertemu, terus terang saya nggak begitu optimis Pak Surya ini akan memasang iklan terus menerus. Penampilannya nggak seperi orang kaya kebanyakan. Tutur katanya sederhana bersahaja. Nggak begitu complicated. Nggak mau ribet. Itu yang saya tangkap dari ‘penampilan’ luar Pak Surya.

 

Memang awal mulanya saya pesimis, ternyata saya salah. Pak Surya benar-benar orang yang tulus membantu. Hampir jarang saya menelpon beliau. Lebih banyak via SMS.

”Pak, iklan untuk edisi berikutnya ini ada bahan baru?”

”Oh ya ada Yovie, ntar saya suruh staf saya kirim kesana,” kata pak Surya

”Pak, edisi special ini pasang motor yang mana?”
”Pak, kita mau kasih bonus untuk umat. Bapak ikutan ya?”
Hampir semuanya pak Surya mengiyakan. Benar-benar salut saya.

 

Saya percaya dalam pikirannya beliau pasti nggak sekedar memasang iklan di WartaFX. Beliau juga pasti  nggak sekedar memikirkan dari segi bisnis saja. Apakah menguntungkan atau tidak memasang iklan di WartaFX. Saya percaya ada motivasi lain mengapa Pak Surya memasang iklan sampai hari ini.  Salah satunya yang pasti, Pak Surya mempunyai kerinduan agar WartaFX ini bisa tetap eksis dan memberkati banyak orang di paroki ini. Pak Surya tahu dengan hanya mengandalkan dari penjualan WartaFX saja pasti tidak bisa menutup cost cetak, dll (Syukur para redaksi sebagian besar kerja bakti alias pelayanan di WartaFX. Kalo nggak, mungkin udah tutup semenjak tahun pertama dulu ! Yup benar, kami para redaksi terdiri dari  orang-orang ‘gila’ yang mengejar tanah kapling di surga nanti. Biarlah Tuhan aja yang membayar gaji kami saat di surga nanti. Ha..ha..).

 

Pak Surya kini sudah memasang iklan 4 tahun nonstop ! 48 bulan!

Bentar saya ambil kalkulator dulu !

Saya kalikan saja harga rata-rata iklan kami yang full color 1 halaman. Sebutlah per halaman  Rp.450.000. (Harga iklan saat kami terbit dulu sekitar 300 rb-an dan sekarang ada yang 600 rb / halaman).

Wow !! Berarti perusahaan Pak Surya sudah memasang iklan di WartaFX sejumlah Rp.21.600.000 !!! (Rp. 450.000 x 48 edisi)

 

Tak heran kini perusahaannya yang awalnya hanya memiliki 1 kantor pusat, kini telah beranak pinak menjadi 8 cabang (www.mkm-honda.com). Inilah yang namanya saat kita memberi, kita juga akan menerima. Saat kita tidak hitung-hitungan dengan Tuhan, Tuhan juga akan memberikan lebih bagi kita. Bukan saja berkat materi semata, namun kepuasan rohani bahwa kita bisa memberikan yang terbaik buat Tuhan dan turut serta dalam pekerjaan Tuhan.

 

Itulah Pak Surya, salah satu customer kami yang setia.

 

Kami juga bersyukur untuk pemasang iklan lainnya yang sepertinya terlihat bonafide. Eh tahunya “agak rewel sedikit” (sengaja saya perhalus)  dan yang membuat kami selalu harus belajar sabar (hei... kalo semua orang baik, kapan kami harus belajar sabar dan tahan uji??) Untuk mereka yang mungkin hanya memasang iklan Hitam putih ¼ halaman. Yang terkadang kami harus bolak balik merevisi iklan yang akan ditayangkan. Atau sudah bolak – balik eh... ternyata di pertengahan jalan akhirnya nggak jadi pasang. (Terimakasih untuk hal ini yang membuat kami bertambah kudus sedikit)

 

Banyak hal membuat saya belajar untuk tidak melihat (dan bahkan menghakimi) orang dari penampilan luarnya.

 

 

Hari ini kita mendengar Yesus yang digosipkan banyak orang sebagai seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa.

Mereka berpikiran demikian karena melihat Yesus hanya dari ‘pinggiran luar’.

Apa yang tampak di depan mata mereka, itulah yang mereka katakan.

 

Apakah anda juga sering menggosipkan Yesus ?

Yesus yang hadir di antara kita.

Yesus yang hadir di antara teman-teman kita.

Yesus yang hadir di keluarga kita

 

Lebih jauh lagi, apakah anda sering berpikiran buruk mengenai mereka.

Berpikiran yang bukan – bukan.

Terhadap orang yang kita temui hari ini.

Juga terhadap keluarga kita (termasuk kepada mertua anda !!)

 

Apakah anda terkadang memandang rendah orang yang anda temui untuk pertama kali?

Atau sebaliknya, anda menyanjung orang yang sepertinya bonafide namun belum anda kenal betul, sehingga terkadang mengecewakan anda?

 

Jangan lihat kulitnya !

Buka kulitnya dan makan duriannya.

Rasakan.

Nikmati.

Itulah kenikmatan sejati !

 

Pertanyaan lebih dalam lagi,

Apakah anda sungguh mengenal Yesus?

Atau hanya mengenal Yesus dari kulit luarnya saja?

 

Jadikan Yesus sebagai sahabatmu dan engkau akan tahu rasanya.

 

Selamat menikmati durian!

 

 

(yovie)

 


 

+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
+/- Comments
Add New Search

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

If you liked this article, you can consider to buy me a food for our kidsmfBeer Joomla! Plugin

 
< Prev   Next >

ONLINE STATUS

Yovie Setiawan


dr. Nathasa


Random Daily Bread!

Kamis, 29 Januari 2009 : Nasi Gosong
29/01/2009 | nathasa

Mrk 4 : 21-25
Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu rahasia yang tidak akan tersingkap (Mrk 4:22)


Sudah 4 hari ini tiap pagi saya menggantikan mama di warung. Tugas pada pagi hari cukup berat karena harus mempersiapkan makanan yang akan dijual hari ini. Warung kami adalah warung siap saji jadi pagi hari paling crowded. Juga harus menyiapkan makanan untuk dijual di nasi hot pemogan dan kuta galleria. Pagi ini waktu saya kebelakang hendak mengambil nasi untuk Yovie. Dekat dapur tercium bau gosong. Saya belum curiga. Karena cari nasi saya b [ ... ]


Our Photo Gallery


Landscape WYD
hits: 8
 

Family in WYD Part 1
hits: 17
 

Bali Picture
hits: 63
 

Konvenas III Muda-Mudi
hits: 40