Login Form

Login
No account yet? Register
 
Home arrow BLOG ! arrow Daily Bread arrow MINGGU 14 DESEMBER 2008 : RENDAH HATI

Latest Comments

Sarapan Pagi

Who's Online

We have 19 guests online

Guestbook

Barbra
Amazing Website, Thank You! Keep up the great work.
Continue
Dana
Fantabulous Webpage, Thx! Keep up the good work.
Continue
Luella
I haven’t checked in here for a while because I thought it was getting boring, b
Continue
Rosalie
It’s in reality a nice and helpful piece of information. I am happy that you sim
Continue
Christine Ellis (O'
Hey guys! Good to see you are doing well! Was nice to listen to Tetap Cinta Yesu
Continue

Sign guestbook
View guestbook

Hits Counter

Visitors: 951193
MINGGU 14 DESEMBER 2008 : RENDAH HATI PDF Print E-mail
Written by Nathasa at Sunday, 14 December 2008 (672 hits)

Yes 61:1-2a.10-11
1 Tes 5:16-24
Yoh 1:6-8.19-28

Lalu mereka bertanya kepadanya: "Kalau begitu, siapakah engkau? Elia?" Dan ia menjawab: "Bukan!" "Engkaukah nabi yang akan datang?" Dan ia menjawab: "Bukan!" Yoh 1:21

Suatu hari seorang artis datang keklinik di tempat kerja saya yang lama. Waktu itu saya tugas siang, sedang si artis datang pagi hari. Begitu datang sudah banyak yang bercerita.

“Dok tadi saya ketemu dengan artis,.”
”Wah untung saya bawa kamera.”
”Saya langsung foto-foto lho, nih lihat dok foto saya dengan artis.” begitu kata para suster.
 Begitu hebohnya teman saya bercerita bagaimana dia ketemu dengan si artis sampai lupa menceritakan bagaimana keadaan si artis itu sendiri.

 

Begitulah kita manusia, kadang kita terlalu fokus dengan diri kita sendiri atau bahkan sering menonjolkan diri kita sendiri. Sampai kita melupakan hal yang penting yang perlu diutarakan.

Membaca perikop ini, saya berusaha membayangkan masa itu ketika Yohanes memberi kesaksian siapa dirinya. Orang-orang pada masa itu sedang menantikan mesias yang dijanjikan Allah dan mereka mulai berpikir apakah Yohanes adalah Yang dijanjikan Allah

Bisa saja pada waktu itu Yohanes mengaku, ya saya ini Mesias yang dijanjikan Allah. Tapi Yohanes tidak melakukannya.

Saya melihat betapa rendah hatinya Yohanes, seandainya dia mengaku sebagai Yang dijanjikan Allah, mungkin saat itu dia akan disanjung-sanjung, dipuja dan dielu-elukan.

Dalam masa adven ini, masa penantian kita akan kelahiran penyelamat kita, kadang kita terlalu fokus dengan persiapan diri kita. Kita memikirkan natal nanti mau pakai baju apa, sepatu apa, atau hal-hal lain yang malah tidak ada hubungannya dengan Yesus.

Mari kita mulai mempersiapkan natal tahun ini dengan mencoba belajar dari Yohanes yang begitu rendah hati mempersiapkan kedatangan Yesus.

 

(Nathasa)

 

+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
+/- Comments
Add New Search

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

If you liked this article, you can consider to buy me a food for our kidsmfBeer Joomla! Plugin

 
< Prev   Next >

ONLINE STATUS

Yovie Setiawan


dr. Nathasa


Random Daily Bread!

Sabtu, 28 Maret 2009: Pertentangan
08/04/2009 | nathasa

Yoh 7:40-53
Maka timbullah pertentangan diantara orang banyak karena Dia. (Yoh 7:43)


PERTENTANGAN, perbedaan pendapat, perbedaan keyakinan, pasti sering kita alami dalam kehidupan kita. Saya pernah mempunyai teman, yang menanyakan pada saya, kenapa dalam ajaran agamamu dianjurkan untuk pengakuan dosa kepada romo. Romo kan manusia yang tak lepas dari dosa juga?
Pertanyaan lain kenapa sih berdoa kepada Bunda Maria? Kenapa sih ada banyak patung-patung dalam gerejamu. Dan masih banyak lagi pertentangan atau perbedaan yang bisa dipertanyakan.
Di lain pihak saya juga mempunyai seorang  [ ... ]


Our Photo Gallery


Australia 2005
hits: 39
 

Family in WYD Part 1
hits: 11
 

30th Yovie Birthday
hits: 46
 

Post Wedding
hits: 136