Login Form

Login
No account yet? Register
 
Home arrow BLOG ! arrow Daily Bread arrow Rabu, 17 Desember 2008: Your Past Define Your Future ?

Latest Comments

Sarapan Pagi

Maria Hotel on Facebook

Who's Online

We have 25 guests online

Guestbook

Barbra
Amazing Website, Thank You! Keep up the great work.
Continue
Dana
Fantabulous Webpage, Thx! Keep up the good work.
Continue
Luella
I haven’t checked in here for a while because I thought it was getting boring, b
Continue
Rosalie
It’s in reality a nice and helpful piece of information. I am happy that you sim
Continue
Christine Ellis (O'
Hey guys! Good to see you are doing well! Was nice to listen to Tetap Cinta Yesu
Continue

Sign guestbook
View guestbook

Hits Counter

Visitors: 951180
Rabu, 17 Desember 2008: Your Past Define Your Future ? PDF Print E-mail
Written by Nathasa at Wednesday, 17 December 2008 (626 hits)


Kel 49:2, 8-10
Mat 1:1-17

Jadi seluruhnya ada: empat belas keturunan dari Abraham sampai Daud, empat belas keturunan dari Daud sampai pembuangan ke Babel dan empat belas keturunan dari pembuangan ke Babel sampai Kristus (Mat 1:17)

Saya baru  menyelesaikan membaca buku “Your Past Does Not Define Your Future” (Masa lalumu tidak menentukan masa depanmu) karangan Bo Sanchez.
Saya merasa buku ini bagus sekali, bagaimana dia mengupas luka-luka masa lalunya dan berusaha untuk sembuh. Bukan suatu perjuangan yang mudah. Saya merekomendasikan buku ini bagi teman-teman yang masih sering terbayang-bayang dengan masa lalunya.

Satu hal yang terutama saya pelajari dari buku ini, kalau mau melepaskan masa lalu kita adalah BERANI TERBUKA. Ya, seringkali kita menyembunyikan luka kita, semakin disembunyikan semakin berat lukanya……..

Saya ingat sekali peristiwa ini. Waktu masih kecil sepulang sekolah saya dijemput pegawai dengan menggunakan sepeda motor.

 

Waktu itu saya, 2 adik saya dan pegawai yang menjemput dalam 1 motor (Four in One, he.. he.. maklum dulu belum popular Three in One). Entah kenapa dalam perjalanan pulang motor kami jatuh sendiri. Kedua adik saya dan pegawai tidak mengalami luka. Saya waktu itu memilih duduk di bagian depan dan  mengalami luka di siku dan lutut. Karena takut dimarah orang tua dan diancam oleh pegawai untuk jangan bercerita, saya menyembunyikan luka-luka ini.
Wah sakit sekali rasanya. Semakin lama semakin sakit. Puji Tuhan, mama saya sangat perhatian dan merasa ada yang aneh pada anaknya, akhirnya ketahuan deh…..  Tapi saya bersyukur ketahuan, dengan begitu luka saya bisa sembuh.

Itu luka jasmani, bagaimana dengan luka batin??  Luka batin juga demikian. Semakin kita sembunyikan, dia akan semakin parah dan semakin menyakitkan. Walau terkadang tidak terlihat diluar, ternyata di dalam hati luka ini semakin parah.

Ini pentingnya untuk berani terbuka.
Kepada siapa?
Kepada diri kita sendiri. Menyadari bahwa kita punya luka.
Pada orang lain, yaitu orang atau sekelompok orang yang bisa kita percaya untuk mendukung kesembuhan kita (dalam buku Bo disebut kelompok pendukung).
Terbuka dengan diri sendiri mungkin lebih mudah, tapi terbuka kepada orang lain??? Ya gak mau lah…….. Mungkin seperti itu jawaban kita.
Kalau kita mau sembuh, kita harus mau dan berani melepaskan luka-luka itu juga pada orang lain yang kita percaya. Kita akan merasa tidak sendiri lagi menanggungnya. Akan semakin mudah untuk melepaskannya, karena ada orang lain yang mendukung kita. (wah, saya jadi inget dengan pelajaran IPS Yonathan, disana diajarkan manusia adalah makhluk Sosial, artinya tidak bisa hidup tanpa manusia lain).

Yang terakhir dan yang terpenting adalah mau terbuka kepada Yesus. Terbuka dan menyadari bahwa Yesus akan memberi rahmat penyembuhan kepada kita.

Injil hari ini berbicara mengenai silsilah Yesus. Ternyata Yesus bukan hanya berasal dari keturunan yang baik-baik saja. Ada juga nenek moyangnya yang berbuat dosa (nenek moyang Yesus juga manusia biasa). Tetapi Tuhan juga mau lahir diantara keturunan yang demikian. Artinya walaupun kita juga manusia berdosa, tapi Tuhan tetap mau lahir dalam hati kita.

No matter where you come from ...
No matter who you are ...
No matter what your past ...
GOD will still love you
ALWAYS...
because you are special...

Apakah kita mau terbuka dan membiarkan Tuhan hadir dalam hati kita?
Apakah anda mau Tuhan menjamah setiap luka?
Luka di dalam hati kita?

Come Jesus...
and heal me LORD....
Heal me with your love.....
Heal our past ..
and fill them with YOUR LOVE...



(nathasa)

 

+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
+/- Comments
Add New Search

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

If you liked this article, you can consider to buy me a food for our kidsmfBeer Joomla! Plugin

 
< Prev   Next >

ONLINE STATUS

Yovie Setiawan


dr. Nathasa


Random Daily Bread!

Sabtu, 14 Februari 2009 : You will always be my VALENTine ...
14/02/2009 | yovie

Mrk 8:1-10
 Mrk 8:2  "Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan.


You will always be my VALENTine ...
Mungkin itu satu-satunya kata yang istri saya bisa ucapkan untuk selama hidup kami. Dan rasanya setiap hari, bahkan setiap jam pasti saya mendengar kata-kata itu.
Bahkan lebih heboh lagi kata-kata tersebut sudah terucap 13 tahun lamanya.
Apa sebab?


Our Photo Gallery


Surabaya Trip
hits: 16
 

Swimming
hits: 16
 

Nathasa
hits: 59
 

Ugly is Beautiful
hits: 31