Login Form

Login
No account yet? Register
 
Home arrow BLOG ! arrow Daily Bread arrow Selasa, 30 Desember 2008: Ayam betutu.Nyam…nyam….

Latest Comments

Sarapan Pagi

Who's Online

We have 11 guests online

Guestbook

AngeL
duh, bener2 the most inspirating family 
 
nanti bisa kyk gi
Continue
prasetyo
ada yg tau nmr hpnya romo babey? thanks a lot GBU
Continue
Gardanusa
Hi.. met kenal.... what a happy family, semoga tetap menjadi saluran berkat buat
Continue
keijo
And the bible will quard us to love and message in God and show to us what wil
Continue
Ben
hi...can u send me the chords for kumau cinta Yesus selamanya? pls?? thanks...go
Continue

Sign guestbook
View guestbook

Hits Counter

Visitors: 561600
Selasa, 30 Desember 2008: Ayam betutu.Nyam…nyam…. PDF Print E-mail
Written by nathasa at Tuesday, 30 December 2008 (147 hits)
Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada didalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. Sebab semua yang ada didalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. (1Yoh : 15-16)


Beberapa hari ini warung keluarga kami, warung Nasi Hot, mendapat berkat tahun baru. Karena ikut banyak didatangi oleh turis lokal maupun internasional, tiap malam kami membantu disana.
Tadi malam adik saya kedatangan mertuanya dari Surabaya. Mereka membawa oleh-oleh khas Gilimanuk. Ayam Betutu Men Tempeh nyam…..nyam……….nyam.

 

 Ayam kampung dimasak khas bumbu jangkep (lengkap) dan pedasnya minta ampun. Biasanya kami tidak akan berpikir lagi kalau mau menyantapnya. Apalagi Yovie yang memang fans berat makanan ini. Kali ini terjadi pergulatan dalam pikiran kami, karena jam sudah menunjukkan pk. 22.15 (bukan waktu yang tepat untuk makan) dan kamipun sudah makan malam. Yovie juga lagi program mengurangi makan daging. Tapi kalau dimakan besok pasti kelezatannya akan berkurang.

Akhirnya kami kalah dengan keinginan daging dan mata, lagipula nasi dan piring udah disiapkan. Jadilah malam itu kami pesta Betutu Men Tempeh. Setelah makan kami langsung pulang dengan rasa tidak nyaman karena kekenyangan. Penyesalan yang akhirnya muncul.

Manusia memang diberi akal budi dan kehendak bebas oleh Tuhan. Juga dalam setiap kejadian atau masalah yang kita hadapi. Pergulatan sering terjadi. Jalan mana yang akan kita tempuh. Yang mana yang seturut kehendakNya sehingga tidak membuat kita menyesal dan jauh dari kasihNya.

Hari ini, hari menjelang kita menutup tahun 2008. Waktu yang tepat untuk kita merenung. “Betutu-betutu” apa yang telah membuat kita jatuh dalam keinginan duniawi dan menjauh dari kasih Bapa? Biarlah “betutu-betutu” itu boleh kita tinggalkan bersama dengan berakhirnya tahun 2008 ini dan dijadikan sebagai bahan pelajaran untuk kita melangkah di tahun yang baru.

Mari melangkah dengan semangat baru untuk mengisi hari-hari tahun 2009 dengan hal-hal yang berguna, bagi diri kita, keluarga kita, teman-teman kita, komunitas kita, Gereja kita, Negara kita dan Dunia kita.

Selamat merenung……….

(nathasa)

+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
+/- Comments
Add New Search

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

If you liked this article, you can consider to buy me a food for our kidsmfBeer Joomla! Plugin

 
< Prev   Next >

ONLINE STATUS

Yovie Setiawan

dr. Nathasa


Random Daily Bread!

Rabu, 17 Desember 2008: Your Past Define Your Future ?
17/12/2008 | Nathasa


Kel 49:2, 8-10
Mat 1:1-17

Jadi seluruhnya ada: empat belas keturunan dari Abraham sampai Daud, empat belas keturunan dari Daud sampai pembuangan ke Babel dan empat belas keturunan dari pembuangan ke Babel sampai Kristus (Mat 1:17)

Saya baru  menyelesaikan membaca buku “Your Past Does Not Define Your Future” (Masa lalumu tidak menentukan masa depanmu) karangan Bo Sanchez.
Saya merasa buku ini bagus sekali, bagaimana dia mengupas luka-luka masa lalunya dan berusaha untuk sembuh. Bukan suatu perjuangan yang mudah. Saya merekomendasikan buku ini bagi teman-teman y [ ... ]


Our Photo Gallery


Swimming
hits: 32
 

WYD Events / Pilgrims
hits: 18
 

Konvenas III Muda-Mudi
hits: 14
 

Little Nathasa
hits: 5