Written by nathasa at Saturday, 03 January 2009 (417 hits)
Lihatlah betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita,
sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak
Allah. (1 Yoh 3:1)
Saya jadi ingat beberapa tahun lalu saat hamil kedua saya. Kehamilan
kedua adalah masa-masa yang cukup berat buat saya, mulai bulan ke-4
saya sering mengalami perdarahan. Selama kurang lebih 4 bulan saya
harus bed rest. Pernah suatu saat saya tidak boleh berdiri sama sekali,
sampai buang air kecil juga harus di tempat tidur. (He.. he.. kasihan Yovie waktu itu, dia harus ngambilin pispot dan buangin air kencing saya)
Puji Tuhan proses kelahiran berjalan dengan cepat dan lancar, lahirlah Vina, bayi perempuan yang mungil dan cantik. Vina mulai mengenal orang-orang disekitarnya kurang lebih usia 4 bulan. Kalau Engkong Iwan (papanya Yovie), menggendong cucu yang lain atau didekati cucu-cucu yang lain, Vina pasti marah. Dia akan berteriak keras, sambil menendang-nendang kakinya dan ganti minta digendong ama engkongnya. Walaupun waktu itu saya yang menggendong pasti Vina minta digendong engkongnya. Pokoknya engkong hanya milik Vina. Awalnya saya merasa lucu sekali anak ini. Lama-lama mikir juga, kenapa ya???
Akhirnya saya teringat lagi kejadian ketika suatu hari pada masa bed rest, Yovie sedang pergi ke tempat kerja, Yoyo lagi bermain ama sepupunya. Tinggal saya sendirian di kamar. Tiba-tiba Engkong Iwan (Papa Yovie) masuk sambil membawa sepiring mangga yang sudah dipotong. Papa waktu itu hanya bilang, “Nathasa ini papa potongin mangga makan ya”. “Oya pa terima kasih” begitu saja saya menjawab. Terus papa Yovie langsung keluar dari kamar. Mangga nya enak sekali, rasanya pas manis kecut sedikit. Saya berpikir, Wah papa Yovie baik sekali, dia potongin mangga khusus untuk saya (bukan pembantu yang potong lho).
Ternyata sejak dalam kandungan, anak sudah bisa merasakan kejadian yang dialami disekelilingnya. Vina menjadi dekat dan sayang engkongnya. Dan buah favorit Vina adalah mangga.
Kita yang disebut sebagai anak-anak Allah. Tuhan berfirman, Akulah yang membentuk engkau dan Aku yang mengenal engkau sejak dalam rahim ibumu. Betapa besar kasih Bapa kepada kita sehingga kita disebut sebagai anak-anak Allah.
Sebagai anak-anak Allah apakah kita juga mau membalas kasihNya?
Apakah kita juga mau dekat denganNya?
Apakah kita mau menyerahkan waktu, tenaga dan pikiran kita untuk menjadi pelayanNya?
(Nathasa)
If you liked this article, you can consider to buy me a food for our kidsmfBeer Joomla! Plugin
|
Pas banget nih, kemarin minggu leherku...
duuuh lucu amat yah, kalau masih kecil...
Gw Andre neh...maw nanya... sering gw ...
syalom.. ini kunjungan pertama. salam ...
I lovvve Sushi too!, and yes,I think S...