Login Form

Login
No account yet? Register
 
Home arrow BLOG ! arrow Daily Bread arrow Senin, 19 Januari 2009 : Puasa? Siapa Kuat?

Latest Comments

Sarapan Pagi

Maria Hotel on Facebook

Who's Online

We have 11 guests online

Guestbook

AngeL
duh, bener2 the most inspirating family 
 
nanti bisa kyk gi
Continue
prasetyo
ada yg tau nmr hpnya romo babey? thanks a lot GBU
Continue
Gardanusa
Hi.. met kenal.... what a happy family, semoga tetap menjadi saluran berkat buat
Continue
keijo
And the bible will quard us to love and message in God and show to us what wil
Continue
Ben
hi...can u send me the chords for kumau cinta Yesus selamanya? pls?? thanks...go
Continue

Sign guestbook
View guestbook

Hits Counter

Visitors: 558508
Senin, 19 Januari 2009 : Puasa? Siapa Kuat? PDF Print E-mail
Written by yovie at Monday, 19 January 2009 (139 hits)
Bacaan I : Ibr 5:1-10
Injil Mrk 2:18-22
Mrk 2:20  Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka, dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.


Tiap kali kupandang jam di tanganku.
Jam ternyata masih menunjukkan jam 12 siang. Berarti masih 3 jam lagi...
3 jam lagi aku harus menahan untuk tidak makan.
Ah, jam terasa lambat sekali.
Sampai kapan aku harus kelaparan seperti ini?
Demikian kira-kira yang aku lakukan saat aku beberapa tahun lalu masih belajar untuk mulai puasa. Memang, ada beberapa kegiatan waktu itu di persekutuan doa yang me’wajib’kan kami untuk berpuasa. Puasa yang kami lakukan biasanya dimulai dari makan malam hari sebelumnya sampai jam 3 sore keesokan harinya.
Ada beberapa tujuan mengapa kami berpuasa saat itu. Mulai dari belajar untuk mengendalikan diri, juga sebagai satu kesatuan untuk ujud bersama demi kelancaran sebuah kegiatan yang akan kami selenggarakan.

Hari ini Yesus mendapatkan pertanyaan dari orang-orang mengapa murid Yesus tidak berpuasa, sedangkan murid Yohanes dan orang Farisi berpuasa saat itu. Jawaban Yesus sungguh ‘luar biasa’. Ia mengumpamakan orang yang sedang mengadakan perkawinan. Memang dalam kebiasaan Yahudi, setelah perkawinan pengantin tidak berbulan madu. Melainkan mengadakan pesta dengan para kerabat dan sahabat. Dan selama pesta itu mereka tidak berpuasa.
Tiba saatnya mempelai akan diambil dari mereka dan pada saat itulah mereka akan berpuasa. Yesus saat itu ingin mengatakan bahwa tiba saatnya IA akan menerima salib, yang menurut pemahaman orang saat itu merupakan suatu ‘ajaran’ yang tidak bisa diterima. Menurut mereka, jika Yesus menjadi penyelamat, pastilah IA akan menjadi seorang pembebas, seorang Raja dan bukan mati di kayu salib.

Hari ini Yesus ingin mengajak kita semua, untuk tidak menjadikan aturan dan hukum sebagai aturan yang mengikat manusia. Aturan dibuat untuk membebaskan manusia. Mengikuti Tuhan bukan berdasarkan hukum. Mengikuti Tuhan berdasarkan sabda KasihNYA. Yohanes mengatakan Allah itu Kasih (I Yoh 4:8) . Dan IA menginginkan kita untuk menjalankan hukum yang ditetapkan dengan hati.
Hati yang mengasihi DIA.
Seperti Allah yang telah mengasihi kita.
Dan IA telah mengasihi kita lebih dulu.....

Puasa? Ya, kuatlah....


(yovie)

+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
+/- Comments
Add New Search

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

If you liked this article, you can consider to buy me a food for our kidsmfBeer Joomla! Plugin

 
< Prev   Next >

ONLINE STATUS

Yovie Setiawan

dr. Nathasa


Random Daily Bread!

Kamis, 12 Februari 2009: Orang yang diremehkan
14/02/2009 | nathasa

Mrk 7 : 24 – 30
“Benar, Tuhan. Tetapi anjing-anjing yand di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak.” (Mrk 7 : 28)


“Ma, kenapa sih, kalau yoyo salah yoyo dimarahi. Kalo meme yang salah yoyo juga yang dimarahi. Kok Yoyo terus yang dimarahi sih.” Demikian keluh Yoyo suatu hari. Ternyata Yoyo merasa diperlakukan berbeda. Terus terang itu membuat kami introspeksi sebagai orang tua. Puji Tuhan setelah dijelaskan Yoyo bisa mengerti.

Rupanya anak-anak pun merasa kalau dibeda-bedakan. Pasti tidak enak merasa dibedakan. Begitu juga dengan wanita  [ ... ]


Our Photo Gallery


Australia 2005
hits: 19
 

Surabaya Trip
hits: 46
 

Family in WYD Part 1
hits: 14
 

Konvenas III Muda-Mudi
hits: 31