|
Jumat, 30 Januari 2009 : Kecil itu indah! |
|
|
|
Written by yovie at Friday, 30 January 2009 (375 hits)
Ibr 10:32-39
Mrk 4:26-34
Hal kerajaan surga itu seumpama biji sesawi yang ditaburkan di tanah (Mrk 4:31)
Oh my GOD !
Ini tanganku yang kecil atau tangannya Yonathan yang udah membesar ?
Dan tangannya hampir menyamai telapak tanganku.
Sepertinya baru kemaren aku memegang tangannya yang kecil.
Tangannya yang dulu selalu berusaha menggapai tanganku.
Tangannya yang dulu terkadang menarik-narik bajuku.
Dan sekarang, OH my GOD, tangannya hampir menyamaiku!
Sungguh, melihat pertumbuhan anak-anak kami dari bayi hingga
sekarang laksana melihat langsung betapa ajaib perbuatan Tuhan yang
kita miliki. Benih yang kami tanam dan sekarang telah menjadi anak yang
sebentar lagi akan beranjak remaja. Dan akhirnya akan beranjak dewasa. (Ahh..
kami jadi menyadari betapa sebentar lagi akan bertambah tua.. dan
tentunya tambah ganteng dan cantik – seperti film Benjamin Button!
Ha..ha...)
Kami pun jadi teringat, saat kami awalnya punya
anjing. Biasanya kami membeli anjing kecil dan sekarang anjing kami
udah besar. Udah punya anak lagi!
Sungguh sangat menarik kalau kita
melihat alam di sekitar kita. Tumbuhan yang berawal dari benih dan
ternyata bisa menjadi pohon yang besar melebihi tumbuhan di sekitarnya.
Injil hari ini menjadi sangat menarik karena Yesus berbicara
mengenai benih. Benih yang kecil dan bertumbuh menjadi besar. Dan
demikian lah Yesus menggambarkan perumpamaan mengenai Kerajaan Surga.
Kerajaan surga tidak dimulai dari hal-hal besar yang kita buat. Namun
berawal dari hal-hal kecil.
Bukan berawal bagaimana kita memperhatikan orang lain di gereja kita, tapi berawal bagaimana kita memperhatikan istri dan anak-anak kita.
Bukan berawal
bagaimana kita sibuk melayani sana-sini, tapi justru kita lupa
‘melayani’ (baca : mengisi) diri sendiri dan menjaga hubungan pribadi
kita dengan Tuhan.
Bukan berawal dari ikut suatu kelompok
dengan tujuan menyelamatkan ratusan bahkan ribuan orang agar ikut
Tuhan, tapi dimulai dari menunjukkan teladan kita kepada satu atau dua
orang di sekitar kita.
Bukan berawal dari banyaknya ‘kotbah’ yang kita katakan, tapi berawal dari ‘kotbah tanpa kata-kata’ yang kita lakukan.
Berawal dari hal kecil ?
Iya iyalah... kecil itu indah kok!
(yovie)
If you liked this article, you can consider to buy me a food for our kidsmfBeer Joomla! Plugin
|
Pas banget nih, kemarin minggu leherku...
duuuh lucu amat yah, kalau masih kecil...
Gw Andre neh...maw nanya... sering gw ...
syalom.. ini kunjungan pertama. salam ...
I lovvve Sushi too!, and yes,I think S...