Written by yovie at Tuesday, 10 February 2009 (530 hits) Ibr 13:15-17, 20-21
Mrk 6:30-34
Lalu Ia berkata kepada mereka: "Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika!" Sebab memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makanpun mereka tidak sempat. (Mrk 6:31)
Pernah anda merasa capek?
Tanpa perlu saya tunggu jawabannya, pasti anda akan menjawab pernah.
Setiap orang pasti pernah mengalami kecapekan atau keletihan dalam hidupnya.
Saya juga pernah mengalami capek. Sering bahkan.
Salah satu contoh adalah renungan ini.
Renungan ini saya baru bisa buat tanggal 10 Februari 2009. Padahal ‘deadline’ seharusnya tanggal 6 atau 7 Februari.
Apa pasal? Karena waktu hari sabtu 7 Februari ada seabrek kegiatan yang saya lakukan. Mulai dari pekerjaan di pagi hari, ke gereja sorenya dan mengajak anak-anak kami jalan-jalan di malam hari. Ditambah lagi dengan kedatangan salah satu keluarga dari Nathasa, istri saya.
Keluarga ini baru datang Melbourne dan tiba di Bali pk. 10 sabtu malam.
Mereka menginap di rumah kami. Karena sudah hampir 10 tahunan tidak
ketemu dengan keluarga Nathasa, saya pun menemani mereka ngobrol.
Bahkan sampai keterusan saya berduaan ngobrol bisnis opportunity ama Om nya sampai pk 1.30 pagi!
Setelah itu dilanjutkan dengan persiapan alat-alat untuk pemotretan
post wedding salah satu client dari Holland. Karena saya musti transfer
photo ke komputer ditambah dengan penyesuaian kamera, saya baru bisa
tidur jam 3.45.
Bukan 3.45 siang. Tapi jam 3.45 pagi!
Alarm di HP membangunkan saya pk 6 pagi di hari Minggu 8 Februari 2009.
Dan saya pun menyadari hanya sempat tidur 2 jam 15 menit.
Dengan mata masih mengantuk, saya pun bangun. Ternyata Bimo dan
teman-teman udah menunggu di rumah untuk siap pemotretan. Pemotretan
kami lakukan dari pk.6.30 pagi sd 7 malam. Ah betapa capeknya (plus ngantuk...)
Hari ini kita mendengar Yesus yang mengajak murid-muridNya untuk
beristirahat. Saya tahu Yesus dan para murid pasti mengalami keletihan
yang luar biasa. Letih karena harus berkeliling (nggak ada mobil, hanya
jalan kaki). Bahkan dikatakan makan pun tak sempat. (Ah bedanya dengan
saya, betapa pun capeknya saya, makan tetap nomor satu :)
Namun apa yang terjadi selanjutnya sering membuat kita terkejut. Walau
Yesus capek tapi ia tetap mau meluangkan waktu untuk melayani banyak
orang.
Ia tahu bahwa Ia diutus ke dunia untuk menyelamatkan banyak orang.
Dan itulah misi utama Yesus.
Walau kita sesibuk apapun, janganlah pernah melupakan dia.
Hidup di dunia hanya sementara.
Hidup yang selanjutnya telah menanti kita.
Yaitu hidup yang kekal bersama Bapa di surga.
Saya tidak mengatakan untuk jangan beristirahat, karena Yesus pun ingin beristirahat.
Karena itu jikalau anda tidak sibuk, jangan lupakan istirahat.
Tapi di tengah-tengah istirahat anda, bila Tuhan membutuhkan anda, jangan berpaling dari panggilanNYA.
Dengarkan panggilannya. Dengarkan IA di dalam hatimu yang terdalam.
Dengarkan IA apa rencanaNYA bagi anda.
Dan yang terbaik pasti menanti anda di depan.
Mrk 1 : 40 - 45
Seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus, dan sambil berlutut dihadapanNya ia memohon bantuanNya, katanya: “Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku.” (Mrk 1 : 40)
Di klinik tempat kerja saya dulu, ada empat orang dokter yang bertugas setiap harinya. Suatu hari saya sedang duduk di meja resepsionis, ada seorang ibu datang. Saya menyapanya sambil bertanya: “mau perawatan ya bu”. Si ibu itu menjawab, “ya saya mau perawatan dan biasanya ditangani oleh dr. A”. Memang terkadang ada pasien yang fanatik dengan satu dokter karena dia [ ... ]
Pas banget nih, kemarin minggu leherku...
duuuh lucu amat yah, kalau masih kecil...
Gw Andre neh...maw nanya... sering gw ...
syalom.. ini kunjungan pertama. salam ...
I lovvve Sushi too!, and yes,I think S...