Login Form

Login
No account yet? Register
 
Home arrow BLOG ! arrow Daily Bread arrow Sabtu, 14 Februari 2009 : You will always be my VALENTine ...

Latest Comments

Sarapan Pagi

Who's Online

We have 21 guests online

Guestbook

Luella
I haven’t checked in here for a while because I thought it was getting boring, b
Continue
Rosalie
It’s in reality a nice and helpful piece of information. I am happy that you sim
Continue
Christine Ellis (O'
Hey guys! Good to see you are doing well! Was nice to listen to Tetap Cinta Yesu
Continue
Win
Hi Sasa & Yovi!! know what? I have been following your blog for the past 3 years
Continue
AngeL
duh, bener2 the most inspirating family 
 
nanti bisa kyk gi
Continue

Sign guestbook
View guestbook

Hits Counter

Visitors: 948778
Sabtu, 14 Februari 2009 : You will always be my VALENTine ... PDF Print E-mail
Written by yovie at Saturday, 14 February 2009 (558 hits)
Mrk 8:1-10
 Mrk 8:2  "Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan.


You will always be my VALENTine ...
Mungkin itu satu-satunya kata yang istri saya bisa ucapkan untuk selama hidup kami. Dan rasanya setiap hari, bahkan setiap jam pasti saya mendengar kata-kata itu.
Bahkan lebih heboh lagi kata-kata tersebut sudah terucap 13 tahun lamanya.
Apa sebab?

Alkisah  13 tahun lalu, sejak Nathasa resmi menjadi pacar saya satu-satunya, kami sepakat dengan memanggil nama kami masing-masing dengan nama khas. Jadilah ia memanggil nama saya dengan sebutan ‘Valent’. Kata tersebut diambil dari nama baptis saya yaitu Valentinus.
Dan hebatnya lagi, Nathasa merupakan satu-satunya makhluk di dunia ini yang memanggil nama saya dengan sebutan itu. (so, don’t you dare to call me with that name again :). Ayah saya memanggil saya Yovie. Demikian juga dengan ibu saya, ia memanggil saya dengan nama Yovie. Jadi benar-benar hanya Nathasa seorang yang memanggil nama Valent tersebut. Ah betapa bahagianya....  You will always be my Valentine.

Hari ini kita semua merayakan Valentine.
Valentine yang bagi sebagian besar orang merupakan hari dimana kita saling berbagi kasih sayang.  Namun Valentine mempunyai kisahnya tersendiri bagi saya.
Kisah sedih sebenarnya.
15 tahun lalu saya mendapat sepucuk surat. Sepucuk surat yang saya terima pas di hari Valentine. Yup, pas di hari Valentine. Surat ini menjadi sangat berkesan karena di dalam surat itu pacar saya saat itu memutuskan saya. Yup, benar.... saya di ‘PHK’ di hari yang sangat bersejarah itu. Hari yang sebenarnya penuh kasih sayang, tapi tidak bagi saya saat itu.
Dunia rasanya berhenti berputar.
Waktu rasanya berhenti berdetak.
Suara cecak di dinding rasanya berhenti bercecak (ah mimpi kali saya..)
Tapi bener... kayaknya semua mimpi hilang semua. Rasanya dunia tak adil buat saya.
Selama 2 tahun pun saya susah untuk mempercayai yang namanya wanita.
“Wanita is like an alien from Mars planet,” demikian pikir saya

2 tahun kemudian di tahun 1996 saya bertemu seorang gadis. Seorang gadis yang rupanya mapu meluluhkan hati yang beku (ah, puitisnya...). Saya bertemu di bulan Februari 1996. Anda ingin tahu dimana saya bertemu dengannya? Di sebuah Persekutuan Doa Muda-Mudi (tempat yang paling aman untuk mencari teman atau jodoh :). Tepatnya di Persekutuan Doa Muda-Mudi St. Algonz Denpasar. 2 tahun lamanya saya menutup hati. Dan saat itu sepertinya hati saya siap untuk terbuka kembali. Terbuka setelah kunci gembok lama mengkarat. Akhirnya 7 bulan kemudian kami resmi pacaran.
Dan kejadian itu sudah 13 tahun yang lalu.


Tahun 1996 merupakan tahun yang penuh berkat bagi saya.
Di bulan April di tahun yang sama saya dibaptis menjadi Katolik.
Nama baptis yang saya pilih adalah Valentinus.
Mengapa saya memilih nama itu? Bukankah banyak pilihan nama lain yang lebih bermakna dan lebih tenar? Satu-satunya alasan saya, karena nama tersebut sungguh romantis (ok, yang ini becanda). Alasan saya sesungguhnya, karena saya ingin mempunyai nama yang melambangkan kasih sayang. Bukan kasih dari seorang wanita tapi jauh daripada itu. Kasih dari Bapa kepada anakNya.
Saya sungguh merasa Bapa masih mencintai saya walau dunia mungkin tak mencintai saya lagi.
Saya sungguh merasa bahwa masih ada yang mencintai saya apa adanya, walau dunia mungkin mengecewakan saya.
Dan itu adalah Tuhan Yesus. Tuhan yang mau memanggil saya dan menjadikan saya sahabatnya. Bukan saja disaat senang, namun di saat susah pun ia menemani saya.
Sehingga hanya satu kata yang terlintas di pikiran saya saat itu. Saya harus memilih nama baptis yaitu Valentinus. Banyak cerita mengenai Santo Valentinus dan itu membuat saya sangat terkesan dan lebih menguatkan saya untuk memakai nama baptis tersebut.

Kini 13 tahun sudah saya memakai nama Valentinus.
Nama yang selalu mengingatkan saya bahwa Bapa selalu mencintai saya apa adanya.
Hari Valentine yang jatuh pada hari ini sudah seharusnya kita tidak hanya mengingat teman, pasangan kita, atau bahkan anak-anak kita. Tapi lebih jauh daripada itu, kita mau mengingat kembali bagaimana Yesus yang mencintai kita tanpa batas. Yesus yang selalu memperhatikan kita. Seperti kisah Injil hari ini Yesus yang memperhatikan orang lain dengan 5 roti dan 2 ikan. Yesus yang lebih memperdulikan orang lain daripada dirinya sendiri.
Yesus yang mencintai kita sampai mati di kayu salib.
Yesus yang mencintai kita sampai hari ini.

Menyadari bahwa Yesus yang mencintai kita lebih dahulu, kita pun mau mengasihi Yesus juga dengan sepenuh hati kita.
Bagaimana caranya mencintai Yesus ?
Yaitu dengan mengasihi orang-orang terdekat kita.
Mencintai pasangan kita.
Mencintai keluarga kita.
Mencintai orang-orang di sekitar kita.
Bahkan mencintai orang yang membenci kita.
Karena itulah sesungguhnya makna Valentine yaitu mencintai Tuhan dan sesama karena Tuhan telah mencintai kita terlebih dahulu.....


Selamat hari Valentine,


dari Valent
14 Februari 2009, 6.35 PM
+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
+/- Comments
Add New Search
leonie   |125.162.134.xxx |2009-02-15 20:58:03
happy valentine 4 a little happy family....Ko Yovie, semua daily breadnya
dibukuin aja dong....bgs u/ renungan, bahasanya ringan, mudah dicerna,
nge-hit bgt!ok?

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

If you liked this article, you can consider to buy me a food for our kidsmfBeer Joomla! Plugin

 
< Prev   Next >

ONLINE STATUS

Yovie Setiawan


dr. Nathasa


Random Daily Bread!

Senin 9 Maret 2009 : Hari gini murah hati ??
09/03/2009 | yovie

(Setelah beberapa hari ‘retret pribadi’ nggak nulis renungan, tibalah saatnya kembali turun gunung)  Bacaan Injil :  Luk 6:36-38
Luk 6:36 Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati." Ah lagi-lagi orang itu datang. Minta-minta lagi...
Bukan cuman satu orang itu aja.
Tapi teman yang berikutnya pasti datang lagi.
Ada yang membawa anaknya yang masih bayi. Ada juga anak kecil  yang datang bersama kakaknya (atau temannya) yang masih kecil juga.
Tak jarang yang datang yang sudah nenek-nenek. Kadang sebel juga kita dibuatnya.

 [ ... ]


Our Photo Gallery


Before Married
hits: 60
 

Swimming
hits: 13
 

Post Wedding
hits: 44
 

Bali Picture
hits: 28