Login Form

Login
No account yet? Register
 
Home arrow BLOG ! arrow Daily Bread arrow Minggu, 8 Maret 2009 : Sadarilah sekelilingmu……

Latest Comments

Sarapan Pagi

Who's Online

We have 32 guests online

Guestbook

Barbra
Amazing Website, Thank You! Keep up the great work.
Continue
Dana
Fantabulous Webpage, Thx! Keep up the good work.
Continue
Luella
I haven’t checked in here for a while because I thought it was getting boring, b
Continue
Rosalie
It’s in reality a nice and helpful piece of information. I am happy that you sim
Continue
Christine Ellis (O'
Hey guys! Good to see you are doing well! Was nice to listen to Tetap Cinta Yesu
Continue

Sign guestbook
View guestbook

Hits Counter

Visitors: 951261
Minggu, 8 Maret 2009 : Sadarilah sekelilingmu…… PDF Print E-mail
Written by nathasa at Monday, 09 March 2009 (581 hits)
Rm 8:31b-34
Mrk 9:2-10
Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? (Rm 8 : 31b)


Ayat diatas jelas sekali artinya bahwa kalau kita bersama-sama dengan Allah tidak akan ada satupun yang bisa melawan atau mengalahkan kita.

Kalau ditanya apakah kita mau Allah berada di pihak kita? Jawabannya pasti “ Ya mau”. Kalau ditanya lagi benar mau? Jawabannya : “Ya iyalah masak ya iya dong”.

Tapi dalam setiap masalah atau kejadian yang kita alami, secara tidak sadar ataupun sadar kita berkata atau berlaku seolah-olah kita mau menyelesaikan segala sesuatu sendiri.
Setelah tidak ada jalan keluar lagi barulah kita mulai memanggil Allah.
Tuhan datanglah bantulah saya.
Padahal sebenarnya Tuhan sudah ada dari tadi bersama kita.
Tapi karena kita terlalu sibuk dengan diri kita sendiri, sibuk dengan segala usaha kita sendiri, kita jadi tidak menyadari dan melupakan bahwa Allah ada bersama kita, di pihak kita dan siap meyelesaikan segala sesuatu bersama kita.
Itulah sisi kemanusiaan kita.

Marilah dalam masa prapaskah ini, selain kita bertobat dari semua sikap, tingkah laku dan pikiran kita yang tidak berkenan padaNya.
Kita pun belajar untuk mau menyadari kehadiran Tuhan yang selalu ada di sisi kita setiap saat. Sehingga dalam setiap hal yang kita lakukan kita selalu ingat bahwa kita tidak pernah sendiri.
Kehadiaran Tuhan juga dapat kita rasakan lewat sesama kita, orang-orang disekeliling kita yang selalu memperhatikan dan mengasihi kita.
Dengan menyadari hal ini, kita juga belajar untuk tidak hanya memperhatikan diri kita sendiri atau kepentingan diri sendiri.
Sehingga kita pun belajar untuk memperhatikan dan mengasihi orang lain.


Nathasa
+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
+/- Comments
Add New Search

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

If you liked this article, you can consider to buy me a food for our kidsmfBeer Joomla! Plugin

 
< Prev   Next >

ONLINE STATUS

Yovie Setiawan


dr. Nathasa


Random Daily Bread!

Kamis, 12 Maret 2009 : Uang bukan berarti bahagia
16/03/2009 | yovie

Luk 16:19-31
Tetapi Abraham berkata: Anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita. Luk 16:25 


Seketika aku terkejut melihat mobil Ferrari di depanku.
Mobil dengan warna merah menyala dengan icon kuda berdiri di bagian depannya.
Walaupun aku sering melihat mobil tersebut di layar televisi, tapi tetap saja aku terkejut ketika melihatnya ada di jalanan. Yup ada di jalanan di Bali.
Pun aku terkejut kembali ketika melihat mobil jaguar melintas di depan mataku [ ... ]


Our Photo Gallery


Timor Leste
hits: 41
 

Family in WYD Part 1
hits: 11
 

Surabaya Trip
hits: 54
 

Ugly is Beautiful
hits: 29