Login Form

Login
No account yet? Register
 
Home arrow BLOG ! arrow Daily Bread arrow Jumat, 13 Maret 2009 : Nyaris saya ‘pergi’ tuk selamanya

Latest Comments

Sarapan Pagi

Who's Online

We have 19 guests online

Guestbook

Barbra
Amazing Website, Thank You! Keep up the great work.
Continue
Dana
Fantabulous Webpage, Thx! Keep up the good work.
Continue
Luella
I haven’t checked in here for a while because I thought it was getting boring, b
Continue
Rosalie
It’s in reality a nice and helpful piece of information. I am happy that you sim
Continue
Christine Ellis (O'
Hey guys! Good to see you are doing well! Was nice to listen to Tetap Cinta Yesu
Continue

Sign guestbook
View guestbook

Hits Counter

Visitors: 951192
Jumat, 13 Maret 2009 : Nyaris saya ‘pergi’ tuk selamanya PDF Print E-mail
Written by yovie at Monday, 16 March 2009 (543 hits)
Mat 21:33-43, 45-46
Mat 21:42  Kata Yesus kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita.



Walau kejadian ini sudah lama sekali namun rasanya tak bisa hilang dari ingatan saya.
Kejadian yang tak  bisa saya lupakan hingga hari ini.
Kejadian yang kadang masih terbayang saat saya tidur skalipun.
Kejadian yang membuat semua orang mengira saya sudah ‘pergi’ tuk selamanya.

Begini kejadiannya.
Saat saya berusia kira-kira antara 9 atau10 tahun, saya bermain luncur-luncuran atau saya bilang serot-serotan. Saya bemain luncur-lucuran di sebuah meja panjang. Meja itu tingginya kira-kira 50 cm. Panjangnya kira-kira 3 meter. Meja itu ditutupi sebuah perlak plastik di atasnya. Lalu saya  dan kakak saya menyiram meja tersebut dengan air. Dengan maksud agar permukaannya menjadi licin biar makin asyik kalo bermain meluncur di atas meja itu. Semua gaya kami coba. Mulai gaya tidur dan gaya berlutut. Gaya berlutut yang paling asyik, karena membuat saya seperti meluncur di permukaan es.


Tak tahu bagaimana kejadiannya, tiba-tiba saya sudah terbangun di sebuah kamar (bukan karena mimpi atau ngelindur).
Dan kamar itu dipenuhi banyak orang. Mulai dari adik kakak saya sampai semua pegawai di tempat kerjanya papa. Pandangan saya masih pusing saat itu. Namun saya melihat mama dan papa saya ada di samping saya. Dan saya melihat mama menangis.
Akhirnya saya baru tersadar kalau saya telah terjatuh. Saya pingsan untuk beberapa lama.
Saya sudah lupa apa yang dikatakan mama. Tapi rasanya mama bilang “untung Yovie.. untung Yovie...” Sepertinya saya terjatuh dari meja dan kepala saya terantuk cukup keras sehingga saya pingsan
Sebenarnya mama sudah mengingatkan saya sebelum bermain luncur-luncuran itu tapi saya tak mengindahkannya.

Kalau saya ingat kejadian itu rasanya sekarang saya bisa merasakan apa yang dirasakan orangtua ketika kita memberitahu anak-anak kita untuk tidak berbuat ini, tidak berbuat itu. Dan rasanya saya juga mulai bisa merasakan apa yang mama rasakan ketika anaknya mengalami sesuatu yang tak diinginkannya.

Walaupun saat kejadian itu kami belum mengenal Tuhan Yesus (kami sekeluarga dibaptis tahun 1996, hampir 10 tahun setelah kejadian itu), namun kami percaya Tuhan sudah mulai merenda kehidupan kami. Tuhan sudah mulai menujukkan kasihNYA pada kami. Hanya kami tak menyadarinya.

Ada begitu banyak tanda-tanda yang diberikan Tuhan dalam kehidupan kita. Tanda-tanda yang meneguhkan. Tanda-tanda yang menguatkan kita. Namun juga tanda-tanda yang menegur kita. Tanda-tanda yang menyadarkan kita.
Seringkali kita tak mengindahkanNYA. Seringkali kita menganggap itu hanyalah hal yang biasa. Seringkali kita membuang tanda-tanda itu. Seperti kita mengindahkan Yesus atau bahkan ’membuang’ Yesus dari kehidupan kita. Membuang batu yang justru tanpa kita sadari batu yang akan menjadi penjuru dalam kehidupan kita. Batu yang menjadi arah dalam hidup kita.
Semoga dalam masa pra paskah ini kita diingatkan selalu bahwa Yesuslah batu penjuru kita yang sejati...
Semoga !!!


Yovie
+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
+/- Comments
Add New Search

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

If you liked this article, you can consider to buy me a food for our kidsmfBeer Joomla! Plugin

 
< Prev   Next >

ONLINE STATUS

Yovie Setiawan


dr. Nathasa


Random Daily Bread!

SABTU, 29 Nov 2008 : Berjaga-jagalah !
30/11/2008 | Yovie - Nathasa

Sabtu 29 November 2008 Why 22:1-7 Luk 21:34-36   "Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia." Lukas 21 : 36   "Oekkkkkkkkkkk...oek......." Tangisan itu membangunkan kami kembali. Jam ternyata sudah menunjukkan jam 3 malam (atau orang bilang subuh) Istriku membangunkanku "ayo pa giliranmu sekarang."  


Our Photo Gallery


Family in WYD Part 1
hits: 32
 

Konvenas III Muda-Mudi
hits: 14
 

Yonathan
hits: 4
 

Bali Picture
hits: 53