Login Form

Login
No account yet? Register
 
Home arrow BLOG ! arrow Daily Bread arrow Minggu, 15 Maret 2009 : Jangan biarkan Yesus mengamuk

Latest Comments

Sarapan Pagi

warung nasi HOT on Facebook

Who's Online

We have 18 guests online

Guestbook

Barbra
Amazing Website, Thank You! Keep up the great work.
Continue
Dana
Fantabulous Webpage, Thx! Keep up the good work.
Continue
Luella
I haven’t checked in here for a while because I thought it was getting boring, b
Continue
Rosalie
It’s in reality a nice and helpful piece of information. I am happy that you sim
Continue
Christine Ellis (O'
Hey guys! Good to see you are doing well! Was nice to listen to Tetap Cinta Yesu
Continue

Sign guestbook
View guestbook

Hits Counter

Visitors: 951205
Minggu, 15 Maret 2009 : Jangan biarkan Yesus mengamuk PDF Print E-mail
Written by yovie at Monday, 16 March 2009 (619 hits)
Yoh 2:13-25
Ia membuat cambuk dari tali lalu mengusir mereka semua dari Bait Suci dengan semua kambing domba dan lembu mereka; uang penukar-penukar dihamburkan-Nya ke tanah dan meja-meja mereka dibalikkan-Nya.  Yoh 2:15


Mungkin inilah satu-satunya bacaan ‘terkeras’ di masa pra paskah ini.
Bagaimana tidak?
Disini diceritakan bahwa Yesus ‘mengamuk’ di Bait Suci. ‘Mengamuk’ dalam arti sebenarnya. Melihat begitu banyak orang yang berjualan dan banyaknya yang berdagang membuat Yesus marah.
Bahkan sampai dikatakan ”Ia membuat cambuk dari tali lalu mengusir mereka semua dari Bait Suci dengan semua kambing domba dan lembu mereka; uang penukar-penukar dihamburkan-Nya ke tanah dan meja-meja mereka dibalikkan-Nya.”

Rasanya saya tidak pernah marah sampai segitunya dech. Bisa dibayangkan bagaimana marahnya Yesus. Yesus yang penuh kasih, Yesus yang mencintai orang-orang bisa marah seperti itu, pastilah ada sesuatu yang benar-benar sudah keterlaluan. Benar-benar sudah di luar batas.

Disini Yesus bukan hanya berbicara mengenai ’tercemarnya’ Bait Suci oleh orang-orang yang berjualan. Bahkan lebih dari itu, Yesus ingin mengatakan kepada kita untuk menjaga kekudusan Bait Suci yang sesungguhnya, yaitu hati kita. Tubuh kita.

Mungkin kita selama ini menjadi orang yang terlihat ‘orang kudus’ ketika kita masuk dalam gereja saat misa minggu. Atau mungkin juga kita menjadi orang yang berkoar paling keras ketika ada orang lain yang berpakaian tidak senonoh masuk dalam gereja. Gereja bukan hanya sekedar gedung.
Lebih jauh daripada itu.
Gereja adalah hidup kita, hati kita.
Bagaimana kita menjaga kekudusan hidup kita?
Bagaimana kita menjaga kekudusan hati kita? Terlebih lagi di masa pra paskah ini.

Jangan biarkan Yesus ‘mengamuk’ lagi di tengah tercemarnya ‘Bait Suci’ yaitu hidup kita.
Biarkanlah Yeus tinggal di dalam hati kita yang penuh kedamaian, hati yang penuh rasa syukur, hati yang penuh sukacita. Bahkan di tengah badai sekalipun!
Semoga!




yovie
+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
+/- Comments
Add New Search

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

If you liked this article, you can consider to buy me a food for our kidsmfBeer Joomla! Plugin

 
< Prev   Next >

ONLINE STATUS

Yovie Setiawan


dr. Nathasa


Random Daily Bread!

SABTU : 20 DESEMBER 2008 SELAMAT ANDA DAPAT KABAR BAIK
20/12/2008 | yovie


Luk 1:28  Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau."

Suatu hari saya menerima telpon.
“Ini betul pak Yovie ya?” kata suara orang di telpon
“Ya benar, saya Yovie,” kata saya
“Pak kami dari majalah Chip Photo, selamat ya Pak, bapak memenangkan Photo of the Month,” kata orang tersebut kembali.
Lalu orang tersebut pun menjelaskan bahwa saya harus mengirimkan photo dalam resolusi besar untuk dimuat di majalah mereka. 

 


Our Photo Gallery