Written by nathasa at Sunday, 22 March 2009 (544 hits) Mrk 12 : 28b – 34
Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri….(Mrk 12 : 31)
Saat mengikuti jalan salib hari ini, peristiwa veronica mengusap wajah Yesus membuat saya ingat akan injil hari ini. Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Perintah ini kelihatannya ringan mengasihi sesama, tetapi standarnya tinggi sekali, kita harus mengasihi seperti layaknya diri kita ingin dikasihi.
Dalam pelajaran bible, Yonanthan belajar tentang simpati dan empati. Bedanya adalah simpati itu NATO (no action talk only), kalau empati itu talk and action. Contohnya kalau melihat pengemis yang di pinggir jalan, sedang kelaparan. Kalo simpati kita hanya bilang “ahh kasihan pengemis itu kelaparan, sampai kurus kering badannya.” Empati membuat kita melakukan lebih dari itu, kita bisa memberikan makanan dan minuman yang memang sangat diperlukan oleh pengemis itu.
Begitu banyak wanita yang menangisi Yesus, tetapi Yesus malah meminta
mereka untuk menangisi keluarga mereka sendiri. Tetapi dengan ungkapan
kasih, empati yang tulus dari Veronika, Tuhan Yesus merasa benar-benar
diberikan kekuatan dalam perjalanan penderitaanNya. Kasih dengan
perbuatan nyata dan kecil yang dilakukan Veronika, bukan perbuatan yang
besar tapi hasilnya benar-benar dirasakan bagi yang membutuhkan
Perintah Tuhan memang nyata, Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu
sendiri, tapi yang pasti dengan perintah ini bukan berarti Tuhan ingin
memberikan beban yang berat pada kita. Saya saja masih kekurangan, kok
disuruh membantu orang lain. Sehari 24 jam aja rasanya kurang, kalo
bisa sehari 30 jam, baru kita bisa punya waktu untuk orang lain.
Mungkin begitu pikir kita.
Tetapi marilah kita menunjukkan kasih pada sesama sesuai dengan
kemampuan kita. Kalau tidak punya uang kita bisa memberikan waktu kita
untuk mendengar orang yang kesusahan. Kalau rasanya tidak ada yang bisa
kita berikan, kita bisa sisakan waktu doa kita sedikit untuk mendoakan
sesama yang kesusahan. Sesuatu yang kecil kalau dilakukan dengan tulus
hati, hasilnya besar diluar yang kita bayangkan.
Semoga di masa prapaskah ini, kita belajar juga dari Veronika untuk memberikan kasih pada sesama yang membutuhkan.
Lalu mereka bertanya kepadanya: "Kalau begitu, siapakah engkau? Elia?"
Dan ia menjawab: "Bukan!" "Engkaukah nabi yang akan datang?" Dan ia
menjawab: "Bukan!" Yoh 1:21
Suatu hari seorang artis datang keklinik di tempat kerja saya yang
lama. Waktu itu saya tugas siang, sedang si artis datang pagi hari.
Begitu datang sudah banyak yang bercerita.
“Dok tadi saya ketemu dengan artis,.”
”Wah untung saya bawa kamera.”
”Saya langsung foto-foto lho, nih lihat dok fo [ ... ]
Pas banget nih, kemarin minggu leherku...
duuuh lucu amat yah, kalau masih kecil...
Gw Andre neh...maw nanya... sering gw ...
syalom.. ini kunjungan pertama. salam ...
I lovvve Sushi too!, and yes,I think S...