Written by nathasa at Saturday, 11 April 2009 (657 hits)
Yoh 13:1-15
Sebab aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sam seperti yang telah Kuperbuat kepadamu. (Yoh 13:15)
Keluarga Yovie mempunyai pembantu yang sudah ikut sejak Yovie berusia sekitar 7 tahun, berarti sudah 25-an tahun lebih yang lalu pembantu ini mengabdi. Dia menikah, punya anak dan anaknya juga bekerja pada keluarga kami. Sekarang pembantu ini menjadi pembantu di rumah kami. Menjaga Yoyo dan Vina sejak mereka masih bayi. Anak-anak kami memanggilnya mbah, karena dia dulu merawat papanya.
Keluarga saya pun punya pembantu yang mengabdi 25-an tahun, dan sampai sekarang masih ikut adik papa saya.
Saya juga sering mendengar pembantu-pembantu lain yang bisa mengabdi sampai puluhan tahun. Betapa mengagumkan ya....
Apakah mereka ini tidak pernah dimarahi majikannya, atau tidak pernah mengalami masalah apapun selama mengabdi?
Tentu saja tidak. Pasti saja mereka pernah dimarah, bertengkar dengan sesama pembantu.
Tetapi mereka bisa mengatasi itu semua karena mereka mempunyai kesetiaan.
Injil hari ini Tuhan mengajarkan kita bagaimana menjadi seorang pelayan Tuhan yang baik. Tuhan sendiri telah memberi contohnya.
Bagaimana Yesus mau membasuh kaki para murid termasuk orang yang Yesus
tahu pasti akan menyerahkanNya untuk disalibkan. Yesus mengajarkan
kepada kita untuk rendah hati, mau menerima sesama apa adanya dan mau
memberikan pengampunan yang sempurna. Teladan bahwa Yesus setia pada
BapaNya.
Sebagai pelayan Tuhan, pasti banyak hal juga yang kita alami,
orang-orang yang tidak sepaham dengan kita, pengorbanan yang tidak
dihargai, miskomunikasi. Apalagi sebagai pelayan Tuhan kita bertemu
dengan banyak orang dengan berbagai macam latar belakang keluarga,
lingkungan dan pendidikan. Cara berpikir, berbicara, maupun bertindak
yang berbeda-beda.
Dan terkadang hal ini membuat kita sakit hati, merasa putus asa, tidak
bisa menerima keadaan dan akhirnya tidak mau melayani Tuhan lagi.
Mari Kita juga belajar seperti pembantu-pembantu yang puluhan tahun
bekerja, melayani majikannya dengan setia. Menjadi setia juga berarti
kita harus membuang ego kita sejauh mungkin dan mau melakukan apa yang
diminta majikannya.
Marilah kita berdoa supaya Tuhan boleh hari demi hari menyempurnakan
kita agar bisa menjadi pelayanNya yang setia, membuang jauh ego atau
harga diri kita dan melakukan yang menjadi kehendakNya. Seperti teladan
yang diberikan Yesus pada kita.
BACAAN I : Yes 29:17-24
BACAAN INJIL : Mat 9:27-31
Setelah Yesus masuk ke dalam sebuah rumah, datanglah kedua orang buta
itu kepada-Nya dan Yesus berkata kepada mereka: "Percayakah kamu, bahwa
Aku dapat melakukannya?" Mereka menjawab: "Ya Tuhan, kami percaya."
Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: "Jadilah kepadamu
menurut imanmu." (Matius (9:28-29)
Waktu kecil saya bercita-cita menjadi Superman (boleh percaya boleh nggak)
Setelah tahu itu suatu hal yang mustahil, saya merubah cita-cita saya.
Saya pun berc [ ... ]
Pas banget nih, kemarin minggu leherku...
duuuh lucu amat yah, kalau masih kecil...
Gw Andre neh...maw nanya... sering gw ...
syalom.. ini kunjungan pertama. salam ...
I lovvve Sushi too!, and yes,I think S...