Login Form

Login
No account yet? Register
 
Home arrow BLOG ! arrow Daily Bread arrow Selasa 1 Desember 2009 : Kunjungan Sang "Presiden"

Latest Comments

Sarapan Pagi

Maria Hotel on Facebook

Who's Online

We have 18 guests online

Guestbook

Luella
I haven’t checked in here for a while because I thought it was getting boring, b
Continue
Rosalie
It’s in reality a nice and helpful piece of information. I am happy that you sim
Continue
Christine Ellis (O'
Hey guys! Good to see you are doing well! Was nice to listen to Tetap Cinta Yesu
Continue
Win
Hi Sasa & Yovi!! know what? I have been following your blog for the past 3 years
Continue
AngeL
duh, bener2 the most inspirating family 
 
nanti bisa kyk gi
Continue

Sign guestbook
View guestbook

Hits Counter

Visitors: 948773
Selasa 1 Desember 2009 : Kunjungan Sang "Presiden" PDF Print E-mail
Written by yovie at Tuesday, 01 December 2009 (1795 hits)
Yes 11:1-10, 
Mzm 72:2, 7-8, 12, 13, 17  
Lukas 10:21-24

Lukas 10:21 Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.
  
Mengawali bulan Desember ini, saya ingin mengajak anda untuk memejamkan mata sejenak. 
Ya, pejamkan mata anda sekarang!

Bayangkan tiba-tiba anda mendapat kunjungan dari Presiden USA. Presiden Barack Obama. Presiden Obama tanpa pemberitahuan sebelumnya, tiba-tiba saja berkunjung ke rumah anda.  Presiden Obama hanya mampir sejenak dan mengajak  anda untuk makan siang di rumah anda. 
Mungkin anda saat itu belum mandi. Rumah juga masih berantakan. 
Baju dan handuk masih bertebaran sedang di jemur di halaman depan rumah. 
Barang-barang di ruang tamu masih berantakan disana-sini. 
Pokoknya tidak layak untuk dikunjungi oleh seorang Presiden. Presiden Amerika lagi! 

Di tengah-tengah khayalan  anda sedang makan bersama Presiden Obama, tiba-tiba saya pun menepuk pundak anda dan mengatakan ”Ayo buka mata anda! Ayo bangun, sudah cukup mimpi di siang bolong!!”
Nah sekarang, bagaimana perasaan anda mendapatkan kunjungan seorang Presiden?
Bangga? Senang? Terharu? Merasa tak percaya? Shock? Kaget?
Atau semua perasaan itu campur aduk serasa makanan gado-gado pedas berisi 5 lombok?

Itulah yang dilakukan Yesus 2000 tahun yang lalu. Ia yang Putra Allah mau menjadi manusia. Ia yang lebih besar dari Presiden manapun di dunia ini mau datang ke dunia ini. Ia datang ke dunia ini karena begitu besar kasihNya pada kita semua. Ia tidak sekedar ‘mengunjungi’ rumah kita namun IA hidup di tengah-tengah kita. Bahkan sampai saat ini pun IA tidak sekedar ada di sekitar kita, tapi IA hidup di hati kita. 
Anda shock? Kaget? Tapi itulah kenyataannya. Bukan mimpi dan bukan juga khayalan. 

Mempercayai Yesus yang hidup dan mengalami kasihNYA  tidak berdasarkan seberapa pintar kita. Tidak berdasarkan seberapa tinggi pendidikan kita. Namun seberapa besar hati kita mau terbuka untuk mendengar firmanNya, mengalami dan merasakan kasihNYA dalam hidup kita. 

(yovie)
 
+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
+/- Comments
Add New Search

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

If you liked this article, you can consider to buy me a food for our kidsmfBeer Joomla! Plugin

 
< Prev   Next >

ONLINE STATUS

Yovie Setiawan


dr. Nathasa


Random Daily Bread!

Jumat, 15 Mei 2009: Apa sulitnya mengasihi diri sendiri?
16/05/2009 | nathasa

Yoh 15:12-17
Inilah perintahKu kepadamu: "Kasihilah seorang akan yang lain." (Yoh 15:17)


"Kamu ini emang anak yang bodoh, udah dikasih tahu nggak ngerti-ngerti juga, emang otakmu kurang ya." Saya pernah mendengar seorang ibu mengungkapkan hal tersebut didepan anaknya. Ada juga yang berkata begini, "emang anak ga tahu diri, bikin malu orang tua aja kerjanya". Begitu banyak ungkapan-ungkapan negatif yang mungkin tidak disadari orang tua kepada anaknya. Dan ini akan masuk telinga, pikiran dan hati si anak, dihayatinya dan akhirnya si anak mencap dirinya sendir [ ... ]


Our Photo Gallery


Konvenas III Muda-Mudi
hits: 14
 

Vina 5th birthday
hits: 10
 

Timor Leste
hits: 86
 

Ugly is Beautiful
hits: 56