Written by Yovie - Nathasa at Sunday, 09 October 2005 (197 hits)
Santa Perawan Maria
Umat Katolik menempatkan Maria
sebagai tokoh yang khusus diantara orang kudus. Dengan demikian Maria
mendapatkan penghormatan yang istimewa - tetapi bukan pemujaan –
didalam Gereja Katolik.
Kita percaya bahwa Maria,
sebagai Bunda Allah, sudah selayaknya memperoleh penghormatan, devosi
dan penghargaan yang sangat tinggi. Salah satu dogma (dogma =
ajaran resmi gereja yang dinyatakan secara meriah dengan kekuasaan
Paus) Gereja Katolik mengenai Bunda Maria adalah Dogma Dikandung Tanpa
Dosa. Pestanya dirayakan setiap tanggal 8 Desember.
Masih banyak orang Katolik yang belum paham benar mengenai dogma ini. Jika kalian bertanya kepada beberapa orang Katolik, "Apa itu Dogma Dikandung Tanpa Dosa?",
maka sebagian besar dari mereka akan menjawab, "Yaitu bahwa Yesus
dikandung dalam rahim Santa Perawan Maria tanpa dosa, atau tanpa
seorang bapa manusia." Jawaban demikian adalah jawaban yang salah yang
perlu dibetulkan. Ya, tentu saja Yesus dikandung tanpa dosa
karena Ia adalah Allah Manusia. Tetapi Dikandung Tanpa Dosa adalah
dogma yang menyatakan bahwa Bunda Maria dikandung dalam rahim ibunya,
Santa Anna, tanpa dosa asal. Bunda Maria adalah satu-satunya manusia
yang dianugerahi karunia ini. Bunda Maria memperoleh keistimewaan ini
karena ia akan menjadi bejana yang kudus dimana Yesus, Putera Allah,
akan masuk ke dunia melaluinya.
Oleh karena itu, Bunda
Maria sendiri harus dihindarkan dari dosa asal. Sejak dari awal mula
kehadirannya, Bunda Maria senantiasa kudus dan suci - betul-betul"penuh
rahmat". Kita menggunakan kata-kata ini ketika kita menyapa Maria dalam
doa Salam Maria, tetapi banyak orang yang tidak meluangkan waktu untuk
memikirkan apa arti sebenarnya kata-kata ini. Ketika Malaikat Gabriel
menampakkan diri kepada Bunda Maria untuk menyampaikan kabar sukacita,
dialah yang pertama kali menyapa Maria dengan gelarnya yang penting
ini, Lukas 1:28 "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau."
Kata-kata "penuh rahmat"
ketika diterjemahkan dari teks bahasa Yunani, sesungguhnya digunakan
sebagai nama yang tepat untuk menyapa Maria. Istilah Yunani yang
digunakan menunjukkan bahwa Maria dalam keadaan penuh rahmat atau dalam
keadaan rahmat yang sempurna sejak dari ia dikandung sampai sepanjang
hayatnya di dunia. Bukankah masuk akal jika Tuhan menghendaki suatu
bejana yang kudus, yang tidak bernoda dosa untuk mengandung Putera-Nya
yang Tunggal? Bagaimana pun juga, Yesus, ketika hidup di dalam rahim
Maria, tumbuh dan berkembang sama seperti bayi-bayi lainnya tumbuh dan
berkembang dalam rahim ibu mereka masing-masing. Ia menerima darah
Maria dan menerima makanan untuk pertumbuhan-Nya dari tubuh Maria
sendiri.
Sebagian kaum Protestan menolak dogma ini
dengan mengatakan bahwa Maria berbicara tentang "Jiwaku memuliakan
Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku." Mengapa
Maria memerlukan seorang Juruselamat, tanya mereka, jika ia tanpa noda
dosa? Gereja mengajarkan bahwa karena Maria adalah keturunan Adam, maka
menurut kodratnya ia mewarisi dosa asal. Hanya oleh karena campur
tangan Allah dalam masalah yang unik ini, Maria dibebaskan dari dosa
asal. Jadi, sesungguhnya Maria diselamatkan oleh rahmat Kristus, tetapi
dengan cara yang sangat istimewa. Rahmat tersebut dilimpahkan ke
atasnya sebelum ia dikandung dalam rahim ibunya.
Kaum Protestan
juga akan menyanggah dengan mengatakan bahwa dogma ini tidak sesuai
dengan ayat Kitab Suci yang mengatakan bahwa "semua orang telah berbuat
dosa" (Roma 3:23). Namun demikian, jika kita mempelajari
masalah ini dengan sungguh-sungguh, kita akan menemukan beberapa
pengecualian. Kitab Suci juga mengajarkan bahwa meskipun semua orang
telah berbuat dosa, Yesus yang adalah sungguh-sungguh manusia tidak
berbuat dosa. Logis jika kita melanjutkannya dengan mengatakan bahwa
Maria juga tidak berdosa dan dihindarkan dari dosa asal agar ia dapat
tetap senantiasa menjadi bejana yang kudus untuk mengandung bayi Yesus.
Secara sederhana Dogma Dikandung Tanpa Dosa dapat dijelaskan sebagai
berikut: Seperti kita ketahui, Adam dan Hawa adalah manusia pertama
yang diciptakan Tuhan. Tuhan memberikan kepada mereka apa saja yang
mereka inginkan di Firdaus, Taman Eden. Tetapi Allah berfirman bahwa
mereka tidak diperbolehkan makan buah dari pohon pengetahuan tentang
yang baik dan yang jahat. Lucifer, raja iblis, datang kepada mereka dan
membujuk mereka makan buah pohon tersebut. Adam dan Hawa memakan buah
itu; mereka tidak taat kepada Tuhan dan karenanya mereka diusir dari
Firdaus. Oleh karena dosa pertama itu, semua manusia yang dilahirkan
sesudah Adam dan Hawa mewarisi apa yang disebut "dosa asal". Itulah
sebabnya, ketika seorang bayi lahir, ia segera dibaptis supaya dosa
asal itu dibersihan dari jiwanya sehingga ia menjadi kudus dan suci,
menjadi anak Allah.
Ketika Tuhan hendak mengutus
Putera-Nya, Yesus, ke dunia untuk menyelamatkan kita, Tuhan memerlukan
kesediaan seorang wanita yang kudus untuk mengandung Yesus dalam
rahimnya. Tuhan memutuskan bahwa wanita ini harus dibebaskan dari dosa
asal Adam dan Hawa. Ia juga memutuskan bahwa wanita ini haruslah
seseorang yang istimewa serta amat suci dan kudus. Sama halnya seperti
jika kalian mempunyai satu termos air jeruk segar, maka kalian tidak
akan menuangkannya ke dalam gelas yang kotor untuk meminumnya, ya kan?
Kalian akan menuangkan air jeruk segar itu ke dalam gelas yang bersih
untuk meminumnya. Demikian juga Tuhan tidak ingin Putera Tunggal-Nya
itu ditempatkan dalam rahim seorang wanita berdosa. Oleh karena itulah,
Tuhan membebaskan Maria dari dosa asal sejak Maria hadir dalam rahim
ibunya, yaitu Santa Anna. Inilah yang disebut Dogma Dikandung Tanpa
Dosa - memang suatu istilah yang sulit, tetapi artinya ialah Maria
tidak mewarisi dosa Adam dan Hawa, sehingga Maria dapat menjadi seorang
bunda yang kudus yang mengandung Yesus dalam rahimnya."
Dengan
demikian Maria adalah menjadi teladan bagi umat Katolik. Umat Katolik
juga percaya bahwa Maria pada akhir hidupnya telah diangkat kedalam
kemuliaan surgawi dengan jiwa dan raganya.
Sumber : indocell.net/yesaya
Only registered users can write comments. Please login or register. Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.3
If you liked this article, you can consider to buy me a food for our kidsmfBeer Joomla! Plugin
|