Login Form

Login
No account yet? Register
 
Home arrow BLOG ! arrow Mati lampu ! mati lampu lagi !

Latest Comments

Sarapan Pagi

Who's Online

We have 20 guests online

Guestbook

Luella
I haven’t checked in here for a while because I thought it was getting boring, b
Continue
Rosalie
It’s in reality a nice and helpful piece of information. I am happy that you sim
Continue
Christine Ellis (O'
Hey guys! Good to see you are doing well! Was nice to listen to Tetap Cinta Yesu
Continue
Win
Hi Sasa & Yovi!! know what? I have been following your blog for the past 3 years
Continue
AngeL
duh, bener2 the most inspirating family 
 
nanti bisa kyk gi
Continue

Sign guestbook
View guestbook

Hits Counter

Visitors: 948759
Mati lampu ! mati lampu lagi ! PDF Print E-mail
Written by yovie at Sunday, 09 October 2005 (4252 hits)

Yach mati lampu, mati lampu lagi ! Ungkapan ini sering aku ungkapkan dalam hati ketika terjadi listrik mati.

Seperti saat ini, di rumahku juga terjadi mati lampu. Beruntung rumahku yang menjadi satu dengan kantor tempat aku bekerja ada genset sehingga tinggal menghidupkan genset dan listrikpun hidup.

Tapi ngomong-ngomong mengenai mati lampu, aku jadi merenung dan berpikir. Mati listrik mengakibatkan banyak orang yang mengandalkan peralatan elektronik jadi tidak bisa bekerja dengan baik. Apalagi ketika file di komputer belum sempat di'save' dan tiba-tiba listrik mati mengakibatkan hilangnya file tersebut.

    Lebih jauh mengenai listrik, listrik inilah yang membuat komputer bisa hidup, televisi jadi bisa ditonton, lampu bisa menyala dan banyak hal lainnya yang membutuhkan listrik. Ketika aku melihat lampu, aku kembali berpikir. Lampu ini bisa menyala dengan terang karena ada listrik yang mengalirinya. Sehingga lampu ini bisa dinikmati dan berguna bagi banyak orang.

    Aku jadi berpikir kepada diriku sendiri. Lampu ini ibarat dengan aku sendiri dan listrik ibarat Tuhan sendiri. Seringkali aku tidak membiarkan 'lampu' ku ini menyala karena tidak membiarkan 'listrik' mengaliriku. Seringkali aku tidak bisa 'menyala' terang karena selalu menutup dan tidak membiarkan Tuhan bekerja di dalam diriku. Tuhan selalu berbisik di dalam hatiku tapi seringkali aku maunya sendiri.


Ah, rupanya mati lampu ini menyadarkanku ! Terimakasih mati lampu.


Mati lampu ! Mati lampu lagi ? Puji Tuhan !

+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
+/- Comments
Add New Search

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

If you liked this article, you can consider to buy me a food for our kidsmfBeer Joomla! Plugin

 
< Prev   Next >

ONLINE STATUS

Yovie Setiawan


dr. Nathasa


Random Daily Bread!

Minggu, 18 Januari 2009: KECEWA
18/01/2009 | nathasa


1 Kor 6: 13c-15a, 17-20
Sebab kamu talah dibeli dan harganya telah lunas dibayar. Karena itu muliakan Allah dengan tubuhmu! (1 Kor 6:20)


“Kita perlu supir” begitu kata Yovie suatu hari.
Kami pun mulai bertanya kesana kemari, pada keluarga, teman, pegawai, pasien-pasien, pokoknya orang-orang yang kami temui kami tanya apakah mereka tahu orang yang mau jadi supir. Ada seorang pegawai yang merekomendasikan temannya. Orang ini dari Jawa, belum begitu tahu keadaan Bali, istrinya baru melahirkan dan anaknya berusia 2 bulan.


Our Photo Gallery