Written by yovie at Sunday, 09 October 2005 (2356 hits)
Yach mati lampu, mati lampu lagi ! Ungkapan ini sering aku ungkapkan dalam hati ketika terjadi listrik mati. Seperti saat ini, di rumahku juga terjadi mati lampu. Beruntung rumahku yang menjadi satu dengan kantor tempat aku bekerja ada genset sehingga tinggal menghidupkan genset dan listrikpun hidup.
Tapi ngomong-ngomong mengenai mati lampu, aku jadi merenung dan berpikir. Mati listrik mengakibatkan banyak orang yang mengandalkan peralatan elektronik jadi tidak bisa bekerja dengan baik. Apalagi ketika file di komputer belum sempat di'save' dan tiba-tiba listrik mati mengakibatkan hilangnya file tersebut. Lebih jauh mengenai listrik, listrik inilah yang membuat komputer bisa hidup, televisi jadi bisa ditonton, lampu bisa menyala dan banyak hal lainnya yang membutuhkan listrik. Ketika aku melihat lampu, aku kembali berpikir. Lampu ini bisa menyala dengan terang karena ada listrik yang mengalirinya. Sehingga lampu ini bisa dinikmati dan berguna bagi banyak orang. Aku jadi berpikir kepada diriku sendiri. Lampu ini ibarat dengan aku sendiri dan listrik ibarat Tuhan sendiri. Seringkali aku tidak membiarkan 'lampu' ku ini menyala karena tidak membiarkan 'listrik' mengaliriku. Seringkali aku tidak bisa 'menyala' terang karena selalu menutup dan tidak membiarkan Tuhan bekerja di dalam diriku. Tuhan selalu berbisik di dalam hatiku tapi seringkali aku maunya sendiri. Ah, rupanya mati lampu ini menyadarkanku ! Terimakasih mati lampu.
Mati lampu ! Mati lampu lagi ? Puji Tuhan !
If you liked this article, you can consider to buy me a food for our kidsmfBeer Joomla! Plugin
|
I lovvve Sushi too!, and yes,I think S...
Wah, dah lama ga buka website yovisasa...
Bagus juga tuh untuk diwujudkan jadi p...
Saya sangat kagum dgn ide anda. Say...
Linda Manbait. Aku mengenalnya dalam&...