Written by yovie at Tuesday, 01 December 2009 (232 hits)
Yes 11:1-10,
Mzm 72:2, 7-8, 12, 13, 17
Lukas 10:21-24
Lukas 10:21 Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.
Mengawali bulan Desember ini, saya ingin mengajak anda untuk memejamkan mata sejenak.
Ya, pejamkan mata anda sekarang!
Bayangkan tiba-tiba anda mendapat kunjungan dari Presiden USA. Presiden Barack Obama. Presiden Obama tanpa pemberitahuan sebelumnya, tiba-tiba saja berkunjung ke rumah anda. Presiden Obama hanya mampir sejenak dan mengajak anda untuk makan siang di rumah anda.
Mungkin anda saat itu belum mandi. Rumah juga masih berantakan.
Baju dan handuk masih bertebaran sedang di jemur di halaman depan rumah.
Barang-barang di ruang tamu masih berantakan disana-sini.
Pokoknya tidak layak untuk dikunjungi oleh seorang Presiden. Presiden Amerika lagi!
Written by nathasa at Wednesday, 28 October 2009 (279 hits)
Mrk 10:17-30
Mrk 10:27 Yesus memandang mereka dan berkata: "Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah. Sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah."
Yesus memberikan perumpamaan yang mustahil terjadi, seekor unta masuk ke lubang jarum. Bagaimana mungkin? Mustahil....tapi hal itu saja masih lebih mudah dibanding seorang kaya masuk kerajaan surga...tidak salah kalau murid-muridnya gempar dan bertanya, lalu siapa yang bisa masuk surga?
Waktu saya masih kecil, sekitar kelas 6sd, saya diajak pergi berkunjung ke rumah teman mama saya, kami pergi berdua saja. Pada waktu pulang kami berdua naik mobil, mama yang menyupir waktu itu. Mama mulai memundurkan mobil karena mau berputar, tiba-tiba kami mendengar suara keras, mobil kami seperti menabrak sesuatu, tetapi dibelakang tidak ada apa-apa. Kami segera turun karena mendengar seorang bapak berlari dan berteriak. Ternyata, mama saya menabrak seorang anak kecil sekitar umur 2-3 tahun, dan anak kecil itu sekarang ada di kolong mobil kami...bisa dibayangkan apa yang kami rasakan waktu itu...apalagi anak kecil itu tidak bergerak, tidak menangis, tidak bersuara sama sekali... Si bapak langsung meraih anaknya dan berusaha mengeluarkan dari bawah mobil. Ketika anak itu sudah keluar menangislah dia sekeras-kerasnya. Rupanya anak itu pun kaget waktu tertabrak dan sampai dikeluarkan baru tersadar dan menangis. Si bapak memeriksa seluruh bagian tubuh anaknya sambil marah-marah pada mama saya. Puji Tuhan tidak ada suatu cedera apapun pada anak itu, walaupun dia tertabrak bagian belakang mobil dan kepalanya terbentur pada jalan yang berbatu-batu.
Saya merasa cerita ini benar-benar aneh bin ajaib, betapa Tuhan melindungi anak itu. Sesuatu yang mustahil terjadi didepan mata saya...kalau bukan karena tangan Tuhan yang menjaga anak itu, tidak mungkin dia akan selamat tanpa cedera sedikitpun. Saya sangat mengimani ayat injil diatas...bahwa bagi manusia tidak mungkin tapi bagi Allah tidak ada yang mustahil...
Written by Nathasa at Friday, 09 October 2009 (276 hits)
Luk 10:38-42
Luk 10:42 tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya."
Yonathan, anak kami yang paling besar, seringkali komplain, karena dia harus belajar lebih banyak daripada adiknya. Yoyo bilang sambil mukanya merenggut, "ma, Vina kok enak sekali, dari tadi santai aja, Yoyo belajarnya banyak sekali...". Seringkali pula saya memberi penjelasan, bahwa Vina memang masih K5 (setingkat TKB) jadi PRnya emang lebih sedikit. Tapi rasanya Yoyo masih belum terima. Kedua anak kami mengikuti sekolah semi home schooling, jadi 3 hari belajar di rumah, 3 hari belajar di sekolah. Kalau sudah sampai pada tahap ga bisa menerima penjelasan lagi, saya akan bilang, "Yoyo mau PR nya seperti Vina, besok mama bilang ama kepala sekolahnya ya, supaya Yoyo diturunkan ke K5, jadi PR nya seperti Vina. Bagaimana?" Setelah itu Yoyo akan berhenti komplain...
Mungkin dalam kehidupan kita seringkali kita mengalami hal yang sama, melihat orang lain kemudian merasa iri, kok enak ya orang itu...
Written by yovie at Thursday, 02 July 2009 (457 hits)
Mat 9:2 Maka dibawa oranglah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni."
Membaca kisah ini membuat saya teringat kembali saat tragedi di Tanah Lot 7 Januari 2009 yang lalu.
Luka yang saya alami di bagian kaki saat itu rasanya hampir memakan waktu 1 bulan untuk benar-benar sembuh. Yang parah yang kaki sebelah kanan. “Kok nggak kering-kering lukanya,” pikir saya waktu itu. Setelah hampir 2 minggu, tetap aja basah dan masih terasa sakit. Padahal perban sudah diganti hampir 1 hingga 2 hari sekali oleh istri saya.
Akhirnya saya bawa lagi ke klinik di gereja untuk dibersihkan. Bukan sekedar dibersihkan aja, tapi kulit luka dibuka kembali dan dibersihkan sampai kedalam-dalamnya. “Kalo nggak dibersihkan sampai ke dalam, malah ntar nggak sembuh-sembuh’” kata dokter saat itu. “Kalo nggak dibersihkan, memang keliatan dari luar kernig, tapi di dalamnya masih benyek (basah),” kata dokter menambahkan. Dengan pasrah (dan sedikit menahan sakit) saya pun rela di’bedah’.
Written by yovie at Wednesday, 17 June 2009 (451 hits) Mat 6:8 Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.
Siapa yang nggak senang dapat hadiah? Saya rasa semua orang pasti merasa bahagia apabila mendapatkan hadiah. Apalagi kalau hadiah itu sebuah kejutan. Hadiah yang lama dinanti-nantikan dan sekarang ada di hadapan mata kita.
Saat kami sekeluarga berjalan bersama-sama ke mall, biasanya ada saja yang diminta oleh Yonathan atau Vina, kedua anak kami. Dari sekedar ice cream sampai mainan. Kadang saya nggak tahu darimana mereka mendapat informasi mainan yang lagi ngetrend. Kalau nggak dari temannya pasti dari televisi yang mereka tonton. “Yonathan, harganya mahal, besok-besok aja ya beli mainan itu,” kata saya kepada Yonathan ketika melihat mainan yang diinginkannya dan ternyata harganya mahal sekali. Sedih? Sebagai ayahnya saya merasa sedih juga karena tak bisa membelikan mainan tersebut. Kalu sudah begitu mereka biasanya complain kepada kami. Dan jurus sebagai orangtua pun keluar. Kami akan ingatkan kepada mereka bahwa tak semua mainan bisa dibeli semau kita. Masih banyak anak-anak yang berkekurangan yang hanya mempunyai mainan ala kadarnya.
Written by nathasa at Saturday, 16 May 2009 (525 hits)
Yoh 15:12-17
Inilah perintahKu kepadamu: "Kasihilah seorang akan yang lain." (Yoh 15:17)
"Kamu ini emang anak yang bodoh, udah dikasih tahu nggak ngerti-ngerti juga, emang otakmu kurang ya." Saya pernah mendengar seorang ibu mengungkapkan hal tersebut didepan anaknya. Ada juga yang berkata begini, "emang anak ga tahu diri, bikin malu orang tua aja kerjanya". Begitu banyak ungkapan-ungkapan negatif yang mungkin tidak disadari orang tua kepada anaknya. Dan ini akan masuk telinga, pikiran dan hati si anak, dihayatinya dan akhirnya si anak mencap dirinya sendiri sebagai orang yang sesuai ungkapan orang tuanya. Apa jadinya kalau sudah sedari kecil anak diberi cap sebagai pribadi yang negatif.
Written by nathasa at Wednesday, 06 May 2009 (416 hits)
Yoh 6:35-40
Semua yang diberikan Bapa kepadaKu akan datang kepadaKu, dan barangsiapa datang kepadaKu, ia tidak akan Kubuang. (Yoh 6:37)
Saya dibaptis bersamaan dengan adik saya kedua, yaitu waktu adik saya baru lahir, dan saya berumur 3 tahun. Kalau sekarang disuruh mengingat saat itu, sama sekali ga terbayang apa pun di otak saya. Kadang saya berpikir bagaimana ya rasanya orang yang dibaptis saat dewasa, bagaimana perjalanan rohaninya sampai bisa menerima Yesus dan dibaptis secara Katholik.
Memang kalau dipikir apa saja yang telah terjadi dalam hidup kita, semuanya karena turut campur tangan Tuhan.
Saya tidak pernah membayangkan bagaimana sampai bisa tinggal dibali. Iseng aja di blanko UMPTN mengisi pilihan pertama Unair dan kedua UNUD. Akhirnya yang ketrima di Unud Bali. Tidak ada satu pun keluarga saya yang tinggal disini.
Berkenalan dengan teman dari fakultas lain yang mengajak saya bergabung dalam persekutuan doa, suatu perkumpulan yang tidak pernah saya ikuti selama masih SMP atau SMA.
Pertemuan dengan Yovie, yang kemudian menjadi suami saya. Tuhan merenda hidup saya dengan begitu indahnya.
Written by nathasa at Tuesday, 28 April 2009 (441 hits)
Yoh 6:1-15
Sebab Ia sendi tahu, apa yang hendak dilakukanNya. (Yoh 6:6)
Idul fitri tahun kemarin, merupakan berkat pertama bagi warung nasi hot. Karena ikut kena imbas para turis domestik yang hobby wisata kuliner. Menjelang jam makan sampai jam 10 malam, pengunjung yang mau makan masih mengalir terus. Karena sistem prasmanan kami pun lupa memperhatikan nasi putih yang hampir habis. Sampai satu pengunjung yang mengingatkannya. Tapi justru itu membuat kami kalang kabut, karena menanak nasi perlu waktu....akhirnya kami harus meminjam nasi dari restoran lain.
Saya membayangkan, waktu Yesus bertanya kepada Filipus, "dimana kita harus membeli roti supaya mereka ini dapat makan?". Pertanyaan Yesus pasti membuat murid-muridnya shock. Bukan cuma dimana bisa mendapatkan roti sebanyak itu, tapi juga mana mereka punya uang untuk membeli roti supaya mereka semua dapat makan.
Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. (Lukas 2 :11)
Hari ini kita merayakan hari kelahiran Tuhan Yesus atau ulang tahunNYA Tuhan Yesus.
Selamat Ulang Tahun ya. ..
Semoga Panjang umur...
Sehat selalu, banyak rejeki, berkat Tuhan melimpah...
Demikian kira-kira doa dan ucapan yang selalu saya dapatkan saat saya
ultah dari orang tua, suami, saudara dan teman-teman dekat.
Begitu juga pada saat ada saudara atau teman yang berulang tahun kita
memberi doa dan ucapan yang hampir sama. Dan mungkin kita akan mendapat
atau memberi kado ulang tah [ ... ]
duuuh lucu amat yah, kalau masih kecil...
Gw Andre neh...maw nanya... sering gw ...
syalom.. ini kunjungan pertama. salam ...
I lovvve Sushi too!, and yes,I think S...
Wah, dah lama ga buka website yovisasa...